Latest Posts

Dapatkan Buku-buku Rohani Terbaru Anda Di Mahanila Store

Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola

Horizontal Random Posts

Today Quotes

Latest News

MyLiveChat

Shoutbox

Guest Book

Welcome, Today's date is : Guestbook

Silahkan Isi Buku Tamu Ini:

Mohon Karunianya

Website ini kami buat dengan mengutip dari berbagai sumber seperti:
1. Bhagavad-gita Menurut Aslinya
2. Srimad Bhagavatam, Purana
3. Krishna Katha, Mahabharata, Ramayana
4. Facebook, Website
5. Dan referensi lainnya

Tujuan kami untuk saling berbagi pengetahuan rohani, dan tidak ada niatan kami untuk menggurui.

Mohon karunianya dari saudara-saudari sekalian untuk saling berbagi demi kehidupan rohani kita yang lebih baik.

Semoga niatan kecil kami ini bisa membantu kita menjalani kehidupan bhakti rohani yang semakin mantap.

Kami menyadari, apa yang kami sajikan disini jauh dari layak apalagi sempurna, marilah kita bersama-sama saling membantu untuk menyempurnakannya.

Terimakasih dan salam sejahtera,
Sanatana Dharma Indonesia
Admin - (Website Developer)


Live Traffics

TOP Commentators
Mahanila Store. Powered by Blogger.

Total Daily Counters (Start 02-Dec-2017)

AmazingCounters.com

Please SMS/WhatsApp or Call Mahanila Store:

WhatsApp SMS

Link menuju sms plus no HP dan body terisi Link menuju sms body terisi Link Telpon Link Telpon(call me)


Our Daily Routine Activities:

1. Chant Mahamantra Hare Krishna (16 Rounds)
2. Mangala Arathi
3. Read Srimad Bhagavatam (1 Chapter)
4. Sandhya Arathi
5. Read Srimad Bhagavad-gita (1 Chapter)
6. Study Srila Prabupada's Books/ Literatures






Sanatana Dharma Ind-Fanpage

Website Rank

Please SMS/WhatsApp or Call Mahanila Store:

WhatsApp SMS

Link menuju sms plus no HP dan body terisi Link menuju sms body terisi Link Telpon Link Telpon(call me)

MAHANILA STORE (HTTP://MAHANILASTORE.BLOGSPOT.COM)

Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Personalitas Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll. Hubungi Kami di HP/WA: 0812-7740-3909

SDI Latest News

Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)
Terimakasih Telah Berkunjung Ke Website Kami. Kunjungan Anda Berikutnya Sangat Kami Nantikan.

TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGANNYA

  • Hare Krishna

    Hare Krishna

  • Hare Krishna

    Hare Krishna

  • Hare Krishna

    Hare Krishna

  • Hare Krishna

    Hare Krishna

  • Hare Krishna

    Hare Krishna

Sunday, December 3, 2017

Widgets

Widgets

'

Srimad Bhagavatam-1.15

Happy Gita Jayanti Kota Batam 2017
Minggu, 17-Dec-2017

SB 1.15.1 :  Sūta Gosvāmī berkata: Arjuna, kawan Śrī Kṛṣṇa yang sangat masyhur, merasa berduka karena rasa perpisahan yang berat dengan Śrī Kṛṣṇa, terlepas dari semua per-tanyaan-pertanyaan penuh spekulasi dari Mahārāja Yudhiṣṭhira. 

SB 1.15.2 : Karena bersedih, mulut dan hati Arjuna yang selembut bunga padma mengering. Karena itu, cahaya badannya meredup. Dan kini, ketika mengenang Tuhan Yang Mahakuasa, sulit baginya untuk mengucapkan satu patah kata pun sebagai jawaban. 

SB 1.15.3 : Begitu sulit baginya membendung air mata kesedihan yang membanjiri matanya. Ia sangat terpukul karena Śrī Kṛṣṇa tidak lagi hadir di hadapannya, dan semakin dalam-lah cinta kasihnya terhadap Śrī Kṛṣṇa. 

SB 1.15.4 : Arjuna yang sedang khusuk mengenang Śrī Kṛṣṇa dan kebaikan-Nya, perlindungan-Nya, kekeluargaan yang erat dan saat-saat Kṛṣṇa sedang mengemudikan kereta, menghela nafas dan mulai berbicara.   

SB 1.15.5 : Arjuna berkata: Wahai Raja, Personalitas Tuhan Yang Maha Esa Hari, yang benar-benar memperlakukan hamba sebagai kawan dekat-Nya, telah meninggalkan hamba sendirian. Karena itu kekuatan yang begitu me-ngagumkan, yang bahkan membuat para dewa takjub, tidak lagi bersama hamba.   

SB 1.15.6 : Hamba baru saja kehilangan Dia, di mana perpisahan yang sekejap saja dengan-Nya membuat seluruh alam semesta terasa tidak berguna dan hampa, bagaikan badan tanpa nyawa.   

SB 1.15.7 : Hanya atas kekuatan karunia-Nya hamba sanggup me-ngalahkan semua pangeran bernafsu yang berkumpul di istana Raja Drupada dalam pemilihan pengantin pria. Hamba sanggup membidik tepat mengenai ikan yang menjadi sasaran dengan menggunakan busur dan anak panah hamba dan dengan demikian dapat menyunting Draupadī.   

SB 1.15.8 : Karena Dia berada di dekat hamba, memungkinkan bagi hamba menaklukkan Raja surga yang perkasa, Indradeva, termasuk rekan-rekan para dewanya dengan ketangkasan yang hebat sehingga memungkinkan dewa api membakar Hutan Khāṇḍava. Dan hanya atas karunia-Nya rākṣasa yang bernama Maya selamat dari kobaran api Hutan Khāṇḍava, dengan demikian kita bisa membangun balai pertemuan kita yang penuh dengan keindahan karya arsitektural, tempat semua pangeran berkumpul selama pelaksanaan upacara Rājasūya-yajña dan membayar upeti kepada baginda.   

SB 1.15.9 : Adik baginda yang patut dihormati, yang berkekuatan sepuluh ribu gajah, atas karunia-Nya telah membunuh Jarāsandha yang kakinya dipuja oleh banyak raja. Raja-raja ditangkap untuk dijadikan korban dalam ritual Mahābhairava-yajña yang dilakukan oleh Jarāsandha, tetapi mereka akhirnya bebas setelah Jarāsandha tewas. Setelah itu mereka membayar upeti kepada baginda yang mulia.   

SB 1.15.10 : Hanya Dia-lah yang melepaskan tali pengikat rambut semua istri para bajingan yang lancang melepaskan sanggul rambut Ratu baginda, rambut yang telah dihias dengan baik dan disucikan untuk pelaksanaan upacara korban suci besar Rājasūya. Pada waktu itu ia bersujud di kaki Śrī Kṛṣṇa dengan airmata berderai.   

SB 1.15.11 : Selama masa pembuangan kita, Durvāsā Muni, yang makan bersama sepuluh ribu muridnya, bersekongkol dengan musuh kita untuk menempatkan kita ke dalam kondisi yang sulit. Pada waktu itu Dia [Śrī Kṛṣṇa] me-nyelamatkan kita, hanya dengan cara menerima ma-kanan yang masih tersisa. Karena Dia telah makan, rombongan para muni itu merasa perutnya sudah kenyang saat sedang mandi di sungai. Dan seluruh tiga dunia pun juga merasa puas.   

SB 1.15.12 : Hanya berkat pengaruh-Nya sajalah bahwa dalam suatu pertempuran hamba mampu membuat kagum Dewa Śiva beserta istrinya, putri Gunung Himalaya. Dengan demi-kian beliau [Dewa Śiva] merasa puas terhadap hamba dan menghadiahkan senjatanya sendiri kepada hamba. Dewa-dewa lainnya juga memberikan senjatanya masing-masing kepada hamba, dan sebagai tambahan hamba mampu mencapai planet-planet surga dengan badan hamba yang sekarang ini dan diizinkan untuk duduk di atas singasana yang cukup tinggi.   

SB 1.15.13 : Ketika tinggal sebagai tamu selama beberapa hari di planet surga, semua dewa, termasuk Raja Indradeva, berlindung di bawah kedua lengan hamba, yang dileng-kapi dengan busur Gāṇḍīva, untuk membunuh rākṣasa Nivātakavaca. Wahai Raja, keturunan Ajamīḍha, saat ini saya kehilangan Personalitas Tertinggi Tuhan Yang Maha Esa, yang berkat pengaruh-Nya, hamba menjadi sangat perkasa.   

SB 1.15.14 : Kekuatan militer para Kaurava ibarat samudera yang di dalamnya terdapat berbagai kekuatan yang tidak terkalah-kan, dan dengan demikian tidak dapat ditaklukkan. Tetapi berkat persahabatan-Nya, hamba mampu menyeberangi-nya, dengan duduk di atas kereta. Dan hanya atas karunia-Nya hamba berhasil mendapatkan kembali sapi-sapi yang telah dicuri dan juga mengumpulkan dengan cara me-rampas banyak mahkota raja yang bertatahkan permata yang merupakan sumber cahaya gemerlap.   

SB 1.15.15 : Hanya Dia-lah yang menarik kembali usia hidup setiap orang dan Dia-lah yang saat pertempuran menarik kem-bali kekuatan spekulatif dan kekuatan antusiasme dari pertahanan militer besar yang dibuat oleh pihak Kaurava, yang dipimpin oleh Bhīṣma, Karṇa, Droṇa, Śalya, dan yang lainnya. Pengaturan mereka dilakukan secara ahli dan lebih dari cukup, tetapi Dia [Tuhan Śrī Kṛṣṇa] mela-kukan semua ini seraya melaju ke depan.   

SB 1.15.16 : Jenderal-jenderal besar seperti Bhīṣma, Droṇa, Karṇa, Bhūriśravā, Suśarmā, Śalya, Jayadratha, dan Bāhlika semua mengarahkan senjatanya yang tidak terlihat kepada diri hamba. Tetapi atas karunia-Nya [Śrī Kṛṣṇa] senjata-senjata itu bahkan tidak mampu menyentuh sehelai pun rambut kepala hamba. Demikian pula, Prahlāda Mahārāja, penyembah tertinggi Śrī Nṛsiḿha-deva, tidak mempan oleh senjata yang dikenakan kepadanya oleh para rākṣasa.   

SB 1.15.17 : Atas karunia-Nya musuh-musuh hamba tidak berusaha  membunuh hamba ketika hamba turun dari kereta untuk mencarikan air bagi kuda-kuda hamba yang haus. Dan karena kurangnya rasa hormat kepada Dia hamba berani melibatkan Dia sebagai kusir kereta, sedangkan manusia yang terbaik memuja dan melakukan pelayanan kepada-Nya untuk bisa terbebaskan. 

SB 1.15.18 : Wahai Raja! Canda-Nya dan kata-kata-Nya yang terus terang yang dihiasi dengan senyuman indah sangatlah menye-nangkan. Kini hamba mengenang sapaan-Nya kepada hamba seperti, “Wahai Putra Pṛthā, wahai kawan, wahai putra dinasti Kuru”, dan semua keramahan seperti itu terkenang, sehingga membuat hamba bersedih.   

SB 1.15.19 : Biasanya kami berdua tinggal dan tidur bersama-sama, duduk dan berjalan-jalan bersama. Dan pada saat-saat memuji diri sendiri atas tindakan kepahlawanan, ka-dangkala hamba mencela-Nya dengan berkata, “Kawan-ku, Engkau sangat jujur”, jika Dia menyampaikan se-suatu yang tidak biasa. Bahkan dalam saat-saat seperti itu, ketika harga diri-Nya direndahkan, Dia, sebagai Roh Tertinggi, sering sekali membiarkan semua ucapan hamba itu, memaafkan hamba persis seperti seorang kawan sejati memaafkan kawan sejatinya, atau seorang ayah memaafkan putranya.   

SB 1.15.20 : Wahai Raja, kini hamba telah dipisahkan dari kawan dan sahabat tercinta, Personalitas Tertinggi Tuhan Yang Maha Esa, sehingga hati hamba terasa hampa. Dalam ketidakhadiran Śrī Kṛṣṇa, hamba telah dikalahkan oleh sejumlah gembala sapi berandalan saat hamba sedang mengawal semua istri-Nya.   

SB 1.15.21 : Hamba memegang Busur Gāṇḍīva yang sama, anak-anak panah yang sama, kereta yang sama yang ditarik oleh kuda-kuda yang itu juga, dan hamba menggunakan semua itu sebagai Arjuna yang sama yang dihormati oleh semua raja. Akan tetapi, dalam ketidakhadiran Śrī Kṛṣṇa, dalam sekejap semua itu lenyap dan hampa. Ini persis ibarat menuangkan mentega di atas abu, mengumpulkan uang dengan menggunakan tongkat sihir atau menabur benih di tanah yang tandus. 

SB 1.15.22-23 : Wahai Raja, karena baginda telah menanyakan kepada hamba mengenai kawan-kawan dan sanak keluarga kita di Kota Dvārakā, hamba sampaikan kepada baginda bahwa mereka semua telah dikutuk oleh para brāhmaṇa, dan akibatnya mereka semua menjadi mabuk karena minuman keras terbuat dari beras yang difermentasi, dan bertarung di antara mereka sendiri dengan menggunakan tongkat, bahkan tidak mengenali satu sama lain. Sekarang mereka semua sudah meninggal dunia dan hilang, kecuali empat atau lima orang yang tersisa.   

SB 1.15.24 : Sebenarnya ini semua terjadi atas kehendak tertinggi Tuhan Yang Maha Esa. Kadangkala terjadi orang-orang saling membunuh, dan pada saat yang lain mereka saling melindungi satu sama lain. 

SB 1.15.25-26 : Wahai Raja, seperti halnya di dalam samudera yang luas binatang-binatang laut yang lebih besar dan lebih kuat menelan yang lebih kecil dan lebih lemah, demikian pula Personalitas Tertinggi Yang Maha Esa sudah me-ngatur sedemikian rupa agar para Yadu yang lebih kuat membunuh yang lebih lemah, dan Yadu yang lebih besar membunuh yang lebih kecil untuk meringankan beban bumi.   

SB 1.15.27 : Sekarang hamba tertarik pada perintah-perintah yang disampaikan oleh Personalitas Tertinggi Tuhan Yang Maha Esa [Govinda] kepada hamba karena mengandung petuah-petuah untuk meredakan hati yang membara dalam segala keadaan, waktu dan tempat.   

SB 1.15.28 : Sūta Gosvāmī berkata: Dengan menjadi khusuk memi-kirkan ajaran-ajaran Tuhan Yang Maha Esa secara men-dalam, yang disampaikan dalam keakraban persahabatan, dan khusuk memikirkan kaki-padma Tuhan, pikiran Arjuna menjadi tenang dan bebas dari segala pencemaran material.   

SB 1.15.29 : Ingatan Arjuna tanpa terputus pada kaki-padma Śrī Kṛṣṇa dengan cepat meningkatkan rasa bhaktinya, dan sebagai hasilnya segala kekotoran di dalam pikirannya hilang.   

SB 1.15.30 :  Disebabkan oleh līlā serta kegiatan Tuhan, dan karena ketidakhadiran-Nya, Arjuna kelihatan seolah-olah melu-pakan ajaran-ajaran yang telah ditinggalkan oleh Per-sonalitas Tertinggi Tuhan Yang Maha Esa. Tapi sebenarnya bukan demikian, dan Arjuna kembali menjadi penguasa indera-inderanya.   

SB 1.15.31 : Karena Arjuna memiliki aset-aset spiritual, keraguan akan dualitas dihilangkan sepenuhnya. Dengan demikian, dia terbebas dari tiga sifat alam material dan ditempatkan dalam tingkatan spiritual. Tidak ada lagi kemungkinan baginya menjadi terikat dalam kelahiran dan kematian, karena dia terbebas dari wujud material.   

SB 1.15.32 : Setelah mendengar tentang kembalinya Śrī Kṛṣṇa ke tempat tinggal-Nya, dan setelah mengerti tentang akhir dari manifestasi dinasti Yadu di bumi, Mahārāja Yudhiṣ-ṭhira memutuskan untuk pulang, kembali kepada Tuhan.   

SB 1.15.33 : Usai mendengarkan Arjuna menceritakan tentang akhir dinasti Yadu dan menghilangnya Śrī Kṛṣṇa, Kuntī khusuk dalam bhakti dengan penuh perhatian kepada Personalitas Tertinggi Tuhan Yang Maha Esa yang rohani dan dengan demikian ia terbebas dari kehidupan material.   

SB 1.15.34 : Tuhan Yang Maha Esa Śrī Kṛṣṇa yang tidak dilahirkan, membuat para anggota dinasti Yadu melepaskan badan mereka, dan dengan demikian Śrī Kṛṣṇa meringankan beban dunia. Tindakan ini seperti mencabut duri dengan duri, walau keduanya sama bagi sang pengendali.   

SB 1.15.35 : Tuhan Yang Maha Esa melepaskan badan yang dimani-festasikan-Nya untuk mengurangi beban bumi. Seperti seorang tukang sulap, Tuhan meninggalkan satu badan untuk menerima badan yang berbeda-beda, seperti inkarnasi dalam bentuk ikan, dan yang lainnya.   

SB 1.15.36 : Ketika Personalitas Tertinggi Tuhan Yang Maha Esa, Śrī Kṛṣṇa, meninggalkan planet bumi ini dalam wujud-Nya yang sama, maka sejak saat itu juga Kali, yang sudah muncul sebagian, menjadi termanifestasi sepenuhnya untuk menciptakan keadaan yang tidak mujur bagi mereka yang miskin pengetahuan.   

SB 1.15.37 : Mahārāja Yudhiṣṭhira cukup cerdas untuk dapat mengerti pengaruh zaman Kali, yang ditandai oleh meningkatnya keserakahan, kepalsuan, penipuan dan kekerasan di seluruh ibukota, negara, di rumah-rumah dan di antara individu-individu. Jadi ia dengan bijaksana mempersiap-kan diri untuk meninggalkan istana, dan mengenakan pakaian yang semestinya. 

SB 1.15.38 : Setelah itu, di ibukota Hastināpura, ia menobatkan cucu-nya yang sudah dilatih dan berkualifikasi sejajar, sebagai raja dan penguasa seluruh negeri yang berbataskan lautan.   

SB 1.15.39 : Kemudian ia mengangkat Vajra, putra Aniruddha [cucu Śrī Kṛṣṇa], di Mathurā sebagai Raja Śūrasena. Setelah itu Mahārāja Yudhiṣṭhira melaksanakan upacara korban suci Prājāpatya dan menanamkan tekad  pada dirinya untuk meninggalkan kehidupan berkeluarga.   

SB 1.15.40 : Mahārāja Yudhiṣṭhira segera menanggalkan semua busana kebesaran kerajaan, ikat pinggang dan perhiasan-per-hiasan dan menjadi tidak tertarik dan tidak terikat sepenuhnya terhadap segala sesuatu.   

SB 1.15.41 : Kemudian ia melebur semua organ indera ke dalam pikiran, kemudian melebur pikiran ke dalam jiwa, dan jiwa ke dalam pernapasan, seluruh keberadaannya ke dalam perwujudan lima unsur, dan badannya ke dalam kematian. Kemudian, sebagai sang diri yang murni, ia terbebas dari konsep material.   

SB 1.15.42 : Setelah melebur badan kasar yang berupa lima unsur ke dalam tiga sifat alam material, ia melebur mereka dalam satu kegelapan dan kemudian melebur kegelapan itu dalam sang diri, Brahman, yang tidak terhancurkan dalam segala keadaan.   

SB 1.15.43 : Setelah itu, Mahārāja Yudhiṣṭhira mengenakan pakaian  compang-camping, tidak lagi makan makanan padat, dan secara sukarela menjadi bisu dan membiarkan rambutnya tergerai. Semua ini berpadu hingga membuat dirinya nampak seperti gelandangan atau orang gila yang tidak memiliki pekerjaan. Ia tidak bergantung kepada saudara-saudaranya untuk keperluan apa pun. Dan ia tidak mendengarkan apa pun, persis seperti orang tuli.   

SB 1.15.44 : Kemudian ia berangkat menuju arah utara, menyusuri jalan yang telah ditempuh oleh para leluhurnya dan para insan agung, untuk mengabdikan diri sepenuhnya memikirkan Personalitas Tertinggi Tuhan Yang Maha Esa. Dan ia menjalani hidupnya dengan cara seperti itu ke mana pun dia pergi.   

SB 1.15.45 : Adik-adik Mahārāja Yudhiṣṭhira melihat bahwa zaman Kali telah merambah ke seluruh dunia dan bahwa para penduduk kerajaan telah terkena pengaruh kegiatan adharma. Karena itu, mereka memutuskan untuk mengikuti jejak langkah kakak mereka.   

SB 1.15.46 : Mereka semua sudah melaksanakan segala prinsip dharma dan sebagai hasilnya mereka mampu memutuskan dengan benar bahwa kaki-padma Tuhan Śrī Kṛṣṇa adalah tujuan tertinggi segala sesuatu. Karena itu, mereka terus-menerus bermeditasi pada kaki-padma-Nya.   

SB 1.15.47-48 : Demikianlah dengan kesadaran murni berkat ingatan tanpa putus, mereka mencapai angkasa spiritual, yang berada di bawah kekuasaan Nārāyaṇa Tertinggi, Śrī Kṛṣṇa. Ini hanya dicapai oleh mereka yang bermeditasi kepada Tuhan tanpa menyimpang. Tempat tinggal Śrī Kṛṣṇa ini, dikenal sebagai Goloka Vṛndāvana, tidak bisa dicapai oleh orang-orang yang terbenam dalam konsep hidup materialistik. Tetapi para, Pāṇḍava mencapai tempat tinggal itu dalam badan-badan mereka yang sama, sebab mereka bersih sepenuhnya dari segala pence-maran material.   

SB 1.15.49 : Vidura meninggalkan badannya di Prabhāsa, saat melakukan perziarahan. Karena pikirannya tercurah kepada Śrī Kṛṣṇa, dia diterima oleh para penduduk planet Pitṛloka, di mana ia kembali pada kedudukannya semula.   

SB 1.15.50 : Draupadī juga melihat bahwa suami-suaminya pergi me-ninggalkan istana tanpa peduli kepada dirinya. Draupadī tahu benar tentang Śrī Vāsudeva, Kṛṣṇa, Personalitas Tertinggi Tuhan Yang Maha Esa. Baik ia sendiri maupun Subhadrā menjadi khusuk berpikir tentang Kṛṣṇa dan mencapai hasil yang sama seperti yang dicapai oleh suami mereka.   

SB 1.15.51 : Topik mengenai kepergian putra-putra Pāṇḍu untuk mencapai tujuan tertinggi kehidupan, yaitu kembali kepada Tuhan, sepenuhnya bertuah dan murni secara sempurna. Karena itu, siapa pun yang mendengarkan uraian ini dengan keyakinan bhakti pasti memperoleh pelayanan bhakti kepada Tuhan, yang merupakan ke-sempurnaan tertinggi kehidupan.   


Visit Related Posts Below:














  • Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
    Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
    0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

    SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                           : 0819-9109-9321 (Mahanila)
    WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
    BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

    Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

    Terimakasih Atas Kunjungan Anda.

    Ditulis Oleh: Sanatana Dharma Indonesia

    Saat ini anda sedang membaca artikel yang berjudul: " Srimad Bhagavatam-1.15". Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan berguna untuk kita semua. Kami menunggu tanggapan untuk saling berbagi melalui komentar di bawah ini. Mari kita bersama-sama saling berbagi pengetahuan kerohanian untuk meningkatkan kualitas hidup kita yang sesungguhnya. Kami sangat berterimakasih atas semua pihak yang telah berkenan membantu mengembangkan website ini. Semoga usaha kita ini membuahkan hasil yang baik.

    :: Thank you for visiting Sanatana Dharma Indonesia! ::

    Follow him on:

    Reaksi:

    Post a Comment

    Sanatana Dharma Indonesia memberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk saling berbagi Pengetahuan Kerohanian. Silahkan memberikan masukan positif yang membangun demi kemajuan rohani kita bersama semuanya. Terima kasih atas kunjungan Anda.

    Ads

    • Hare Krishna

      Hare Krishna

    • Hare Krishna

      Hare Krishna

    • Hare Krishna

      Hare Krishna

    • Hare Krishna

      Hare Krishna

    • Hare Krishna

      Hare Krishna

    Please SMS/WhatsApp or Call Mahanila Store:

    WhatsApp SMS

    Link menuju sms plus no HP dan body terisi Link menuju sms body terisi Link Telpon Link Telpon(call me)

    Admin Control Panel

    New Post | Settings | Change Layout | Edit HTML | Moderate Comments | Sign Out

     

    Horizontal Random Posts


    Hare Krishna Hare Krishna Krishna Krishna Hare Hare Hare Rama Hare Rama Rama Rama Hare Hare

    Dapatkan Koleksi Terbaru Buku-buku Rohani Di Mahanila Store

    Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola

    New Crosscol Bottom



    Mari Kita Saling Membantu Misi Srila Prabhupada Dengan Menyebarkan Buku-buku Rohani

    Semua Buku Ini Dapat Dipesan Di MAHANILA STORE HTTP://MAHANILASTORE.BLOGSPOT.COM

    Hubungi: Mahanila Das di HP/WA: 0812-7740-3909

    Mahanila Store

    Bhagavad Gita.

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    Mahanila Store

    Krishna Jilid 3

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    Mahanila Store

    Brahmacari

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    Mahanila Store

    Usaha Mencari Pembebasan

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    Mahanila Store

    Upadesamrta

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    Mahanila Store

    A Second Chance

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    Dengan Membaca Buku-buku Karya Srila Prabhupada Kita Akan Mendapatkan Pemahaman Spiritual Yang Lebih Mendalam

    Semua Buku Ini Dapat Dipesan Di MAHANILA STORE HTTP://MAHANILASTORE.BLOGSPOT.COM

    Hubungi: Mahanila Das di HP/WA: 0812-7740-3909

    Mahanila Store

    Bhagavad Gita.

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    Mahanila Store

    Sri Caitanya Caritamrta

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    Mahanila Store

    Kesempurnaan Yoga

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    Mahanila Store

    Gita Mahamatya

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    Mahanila Store

    Upadesamrta

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    Mahanila Store

    A Second Chance

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    DAPATKAN KOLEKSI BUKU TERBARU KAMI

    MAHANILA STORE (SAHABAT BELANJA ANDA)

    Mahanila Store

    Mahanila Store

    Sahabat Belanja Anda

    Mahanila Store

    Mahanila Store

    Sahabat Belanja Anda

    Mahanila Store

    Mahanila Store

    Sahabat Belanja Anda

    Mahanila Store

    Mahanila Store

    Sahabat Belanja Anda

    Mahanila Store

    Mahanila Store

    Sahabat Belanja Anda

    Mahanila Store

    Mahanila Store

    Sahabat Belanja Anda

    DAFTAR BUKU-BUKU TERLARIS

    TELAH TERJUAL DI DISELURUH INDONESIA

    Mahanila Store

    Mahanila Store

    Sahabat Belanja Anda

    Mahanila Store

    Mahanila Store

    Sahabat Belanja Anda

    Mahanila Store

    Avatara

    Mahanila Store

    Mahanila Store

    Di Luar Kelahiran dan Kematian

    Sahabat Belanja Anda

    Mahanila Store

    Dharma Menurut Veda

    Mahanila Store

    Mahanila Store

    Mahanila Store

    Sahabat Belanja Anda

    Today Quotes

    Srimad Bhagavad-gita

    Kharisma Computer HP/WA : 081277403909 (Mahanila das)

    Iklan Kolom 1

    Kharisma Computer HP/WA : 081277403909 (Mahanila das)

    Caitanya Caritamrta

    Kharisma Computer HP/WA : 081277403909 (Mahanila das)

    Iklan Kolom 2

    Kharisma Computer HP/WA : 081277403909 (Mahanila das)

    The Nectar Of Devotion

    Kharisma Computer HP/WA : 081277403909 (Mahanila das)

    Iklan Kolom 3

    Mahanila Store Mahanila Store Mahanila Store

    A Second Chance

    Kharisma Computer HP/WA : 081277403909 (Mahanila das)

    Iklan Kolom 4

    Kharisma Computer HP/WA : 081277403909 (Mahanila das)

    Related Posts

    Tambahan Crosscol Bawah

    he krishna karuna-sindho dina-bandho jagat-pate gopesa gopika-kanta radha-kanta namo 'stu te
    O Sri Krishna yang hamba cintai, Andalah kawan bagi orang yang berdukacita, Andalah sumber ciptaan. Andalah tuan bagi para gopi dan Andalah yang mencintai Radharani. Hamba bersujud dengan hormat kepada Anda.


    Hare Krishna Hare Krishna Krishna Krishna Hare Hare Hare Rama Hare Rama Rama Rama Hare Hare

    Bouncing ball Bouncing ball Bouncing ball Sanatana Dharma Indonesia Visit Mahanila Store at http://mahanilastore.blogspot.com
    [Mahanila].. [Mahanila Store].. [Sanatana Dharma Indonesia].. [Mahanila Rent Car Batam].. [Cakadola Store].. [Sadhu Guru Sastra].. [Nityam Bhagavata Sevaya]
    [Cara Belanja].. [Kontak].. [About Us].. [Testimonial]..
    Silahkan Preview Website Favorit Anda!
    Latest Posts

    Copyright © 2013-17 Sanatana Dharma Indonesia. All Rights Reserved.