Latest Posts

Semoga kita semua selalu berbahagia dalam pelayanan bhakti

Manfaatkanlah dengan baik setiap detik kehidupan untuk melayani Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Sri Krishna.

Semoga kita semua selalu berbahagia dalam pelayanan bhakti

Manfaatkanlah dengan baik setiap detik kehidupan untuk melayani Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Sri Krishna.

Semoga kita semua selalu berbahagia dalam pelayanan bhakti

Manfaatkanlah dengan baik setiap detik kehidupan untuk melayani Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Sri Krishna.

DAFTAR AGENDA FESTIVAL DAN PERAYAAN TAHUN 2018 DAN DESAIN PAMFLET

DI KOTA BATAM - KEPULAUAN RIAU - INDONESIA

Mahanila Store

Gita Jayanti

(17-Dec-2017)

Mahanila Store

Gita Jayanti

(17-Dec-2017)

Mahanila Store

Gita Jayanti

(17-Dec-2017)

Mahanila Store

Gita Jayanti

(17-Dec-2017)

Mahanila Store

Ratha Yatra

(16-Dec-2017)

Mahanila Store

Gita Jayanti

(17-Dec-2017)

Mahanila Store

Balaram Jayanti

2017

Mahanila Store

Krishna Janmashtami

(16-Dec-2017)

Mahanila Store

Radhastami

2017

Mahanila Store

Gaura Purnima

2017

Mahanila Store

Damodara Masa

2017

Mahanila Store

Deepavali

2017

Mahanila Store

Gita Jayanti

17-Dec-2017

Mahanila Store

RATHA YATRA

(16-Dec-2017)

Mahanila Store

GALUNGAN

2017

Mahanila Store

KUNINGAN

2017

Mahanila Store

NYEPI

2017

Mahanila Store

SARASWATI

2017

BERSAMA ANDA WEBSITE KAMI SENANTIASA MAJU UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN

Dapatkan Buku-buku Rohani Terbaru Anda Di Mahanila Store

Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola

Horizontal Random Posts

Today Quotes

Latest News

MyLiveChat

Shoutbox

Guest Book

Welcome, Today's date is : Guestbook

Silahkan Isi Buku Tamu Ini:

Mohon Karunianya

Website ini kami buat dengan mengutip dari berbagai sumber seperti:
1. Bhagavad-gita Menurut Aslinya
2. Srimad Bhagavatam, Purana
3. Krishna Katha, Mahabharata, Ramayana
4. Facebook, Website
5. Dan referensi lainnya

Tujuan kami untuk saling berbagi pengetahuan rohani, dan tidak ada niatan kami untuk menggurui.

Mohon karunianya dari saudara-saudari sekalian untuk saling berbagi demi kehidupan rohani kita yang lebih baik.

Semoga niatan kecil kami ini bisa membantu kita menjalani kehidupan bhakti rohani yang semakin mantap.

Kami menyadari, apa yang kami sajikan disini jauh dari layak apalagi sempurna, marilah kita bersama-sama saling membantu untuk menyempurnakannya.

Terimakasih dan salam sejahtera,
Sanatana Dharma Indonesia
Admin - (Website Developer)


Live Traffics

TOP Commentators
Mahanila Store. Powered by Blogger.

Total Daily Counters (Start 02-Dec-2017)

AmazingCounters.com

Please SMS/WhatsApp or Call Mahanila Store:

WhatsApp SMS

Link menuju sms plus no HP dan body terisi Link menuju sms body terisi Link Telpon Link Telpon(call me)


Our Daily Routine Activities:

1. Chant Mahamantra Hare Krishna (16 Rounds)
2. Mangala Arathi
3. Read Srimad Bhagavatam (1 Chapter)
4. Sandhya Arathi
5. Read Srimad Bhagavad-gita (1 Chapter)
6. Study Srila Prabupada's Books/ Literatures






Sanatana Dharma Ind-Fanpage

Website Rank

Please SMS/WhatsApp or Call Mahanila Store:

WhatsApp SMS

Link menuju sms plus no HP dan body terisi Link menuju sms body terisi Link Telpon Link Telpon(call me)

MAHANILA STORE (HTTP://MAHANILASTORE.BLOGSPOT.COM)

Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Personalitas Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll. Hubungi Kami di HP/WA: 0812-7740-3909

SDI Latest News

Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)
Terimakasih Telah Berkunjung Ke Website Kami. Kunjungan Anda Berikutnya Sangat Kami Nantikan.

TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGANNYA

  • Hare Krishna

    Hare Krishna

  • Hare Krishna

    Hare Krishna

  • Hare Krishna

    Hare Krishna

  • Hare Krishna

    Hare Krishna

  • Hare Krishna

    Hare Krishna

Sunday, May 20, 2018

'

DUA KRISHNA MENJADI SATU



DUA KRISHNA MENJADI SATU
Kisah kemunculan Krishna secara keseluruhan sangat ajaib. Krishna muncul baik pada
Devaki maupun pada Yasoda pada waktu yang bersamaan. Pada Ibu Yasoda, Krishna muncul
berlengan dua sebagai Yasodanandana, dan pada Ibu Devaki, Krishna muncul berlengan empat
sebagai Devakinandana.

Tidak lama setelah Krishna muncul, Ibu Yasoda melahirkan Yogamaya, adik perempuan
Krishna. Oleh karena itu Ibu Yasoda melahirkan dua orang anak pada malam yang sama. Akan
tetapi sungguh ajaib, lbu Yasoda sama sekali tidak menyadari lahirnya anak yang kedua karena
beliau tertidur. Ketika Vasudeva datang dari Mathura dan memasuki kamar tidur Ibu Yasoda
di Gokula, beliau tidak melihat Krishna. Vasudeva hanya melihat yogamaya, bayi perempuan. Kemudian beliau meletakkan putranya, Devakinandana disamping lbu Yasoda dan mengambil Yogamaya sebagai pengggantinya.

Di dalam Visnu Purana diceritakan bahwa ketika Ibu Yasoda terbangun, beliau tidak
melihat Devakinandana dan Yogamaya, tetapi beliau hanya melihat Krishna yang berlengan dua.
Maka dengan demikian, tak seorang pun di Gokula yang mengetahui tentang kelahiran Yogamaya
atau penukarannya dengan Devakinandana.

Di dalam Vaisnava tosani, Srila Sanatana Gosvami menjelaskan bahwa Devakinandana
yang berlengan empat menyatu dengan Yasodanandana yang berlengan dua, segera setelah
Vasudeva meletakkan Devakinandana pada tempat tidur IbuYasoda di Gokula. Srila Rupa
Gosvami menyatakan bahwa Sri Vasudeva Krishna (Devakinandana) yang dibawa oleh Vasudeva
(Ayah, Krishna) masuk kedalam badan Krishna yang telah muncul sebagai Putra Ibu Yasoda. Oleh
karena itu, dua bentuk, yaitu Bentuk Vasudeva (Krishna) dan Krishna menjadi satu. Atas tenaga
Krishna yang tak dapat dipahami, kemunculan dua Krishna secara terpisah, pada Ibu Devaki dan
pada Ibu Yasoda telah menjadi satu anak kecil yang berbaring disamping Ibu Yasoda.
Jadi Krishna yg asli tetap putra Ibu Yasoda, sedangkan Krishna yg lahir pada Ibu Devaki adalah ekspansi dari Krishna Yasoda. Dan Krishna yasoda selangkah pun tidak pernah meninggalkan Vrindavan.

Jay Sri Krishna


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Visit Related Posts Below:














  • Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
    Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
    0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

    SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                           : 0819-9109-9321 (Mahanila)
    WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
    BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

    Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

    Terimakasih Atas Kunjungan Anda.



    DUA KRISHNA MENJADI SATU
    Kisah kemunculan Krishna secara keseluruhan sangat ajaib. Krishna muncul baik pada
    Devaki maupun pada Yasoda pada waktu yang bersamaan. Pada Ibu Yasoda, Krishna muncul
    berlengan dua sebagai Yasodanandana, dan pada Ibu Devaki, Krishna muncul berlengan empat
    sebagai Devakinandana.

    Tidak lama setelah Krishna muncul, Ibu Yasoda melahirkan Yogamaya, adik perempuan
    Krishna. Oleh karena itu Ibu Yasoda melahirkan dua orang anak pada malam yang sama. Akan
    tetapi sungguh ajaib, lbu Yasoda sama sekali tidak menyadari lahirnya anak yang kedua karena
    beliau tertidur. Ketika Vasudeva datang dari Mathura dan memasuki kamar tidur Ibu Yasoda
    di Gokula, beliau tidak melihat Krishna. Vasudeva hanya melihat yogamaya, bayi perempuan. Kemudian beliau meletakkan putranya, Devakinandana disamping lbu Yasoda dan mengambil Yogamaya sebagai pengggantinya.

    Di dalam Visnu Purana diceritakan bahwa ketika Ibu Yasoda terbangun, beliau tidak
    melihat Devakinandana dan Yogamaya, tetapi beliau hanya melihat Krishna yang berlengan dua.
    Maka dengan demikian, tak seorang pun di Gokula yang mengetahui tentang kelahiran Yogamaya
    atau penukarannya dengan Devakinandana.

    Di dalam Vaisnava tosani, Srila Sanatana Gosvami menjelaskan bahwa Devakinandana
    yang berlengan empat menyatu dengan Yasodanandana yang berlengan dua, segera setelah
    Vasudeva meletakkan Devakinandana pada tempat tidur IbuYasoda di Gokula. Srila Rupa
    Gosvami menyatakan bahwa Sri Vasudeva Krishna (Devakinandana) yang dibawa oleh Vasudeva
    (Ayah, Krishna) masuk kedalam badan Krishna yang telah muncul sebagai Putra Ibu Yasoda. Oleh
    karena itu, dua bentuk, yaitu Bentuk Vasudeva (Krishna) dan Krishna menjadi satu. Atas tenaga
    Krishna yang tak dapat dipahami, kemunculan dua Krishna secara terpisah, pada Ibu Devaki dan
    pada Ibu Yasoda telah menjadi satu anak kecil yang berbaring disamping Ibu Yasoda.
    Jadi Krishna yg asli tetap putra Ibu Yasoda, sedangkan Krishna yg lahir pada Ibu Devaki adalah ekspansi dari Krishna Yasoda. Dan Krishna yasoda selangkah pun tidak pernah meninggalkan Vrindavan.

    Jay Sri Krishna


    --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Visit Related Posts Below:














  • Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
    Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
    0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

    SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                           : 0819-9109-9321 (Mahanila)
    WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
    BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

    Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

    Terimakasih Atas Kunjungan Anda.

    By: I Wayan Mesra Ariyawan
    '

    Srimati Radharani



    Dia Yang badan rohaniNya terbuat dari Mahabava Cintamani..
    Ia merupakan hiasan para Sakhi Tuhan...
    Dan kilauannya berasal dari tenaga rohani yang penuh cahaya...
    Pertama tama ia mandi dalam curahan nektar belas kasih
    Lalu dalam nektar kemudaan
    Selanjutnya ia mandi dalam cahaya tubuh yang bersinar terang..
    Kecantikannya mengalahkan kecantikan Dewi Keberuntungan
    Dn ia dihiasi oleh kesetiaan yang AGUNG...
    Ia mengenakan kain sutra kerendahan hati..
    Dan di dahinya terdapat titik kumkum merah kasih sayang..
    Badannya dihiasi lukisan ornamen yang indah...
    Ia mengenakan kalung yang terbuat dari permata menawan tanda tanda kebahagiaan rohani tubuh gemetar,linangan air mata, bulu roma berdiri, diam terpaku, berkeringat, suara tercekat, tidak bergerak, dan kegilaan..
    Dia terlihat sangat cantik..
    Dengan garlan tergantung di lehernya yang berasal dari dua puluh lima sifat rohani dirinya...
    Pakaiannya terbuat dari dua lapis sutra kebahagiaan rohani yang berupa kebijaksanaan dan sikap kekanak kanakan..
    Rambutnya dihiasi oleh rasa amarah
    Dan tilak keberuntungan membuatnya terlihat bersinar...
    Nama dan keagungan Krishna memberikan kesenangan di telinganya..
    Bibirnya terliahat merah merekah oleh kunyahan buah pinang..
    Maskara hitam kecerdikan terhias jelas di matanya...
    Senyumnya bagaikan champor manis dan senantiasa bercanda..
    Ia duduk diatas ranjang kebanggaan yang ada di dlm istana kemasyuran dan penghormatan...
    Dan garlan kebahagiaan rohani yang menakjubkan terayun ayun di lehernya...
    Payudaranya di tutupi oleh rasa amarah yg menyenangkan...
    Ia bermain kecapi ..
    Utk mengumumkan kekalahan Candravali,sang musuh bebuyutan...
    Tangannya yang laksana bunga padma senantiasa bertumpu pada pundak dua temannya...
    Badan remajanya sangat ramping dan penuh Karunia..
    Dan ia adlh satu satunya orang yang membagikan nektar Shyamasundara...
    Hare Krishna...
    jay Srimati Radharani..ki..jay...

    --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Visit Related Posts Below:














  • Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
    Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
    0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

    SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                           : 0819-9109-9321 (Mahanila)
    WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
    BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

    Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

    Terimakasih Atas Kunjungan Anda.



    Dia Yang badan rohaniNya terbuat dari Mahabava Cintamani..
    Ia merupakan hiasan para Sakhi Tuhan...
    Dan kilauannya berasal dari tenaga rohani yang penuh cahaya...
    Pertama tama ia mandi dalam curahan nektar belas kasih
    Lalu dalam nektar kemudaan
    Selanjutnya ia mandi dalam cahaya tubuh yang bersinar terang..
    Kecantikannya mengalahkan kecantikan Dewi Keberuntungan
    Dn ia dihiasi oleh kesetiaan yang AGUNG...
    Ia mengenakan kain sutra kerendahan hati..
    Dan di dahinya terdapat titik kumkum merah kasih sayang..
    Badannya dihiasi lukisan ornamen yang indah...
    Ia mengenakan kalung yang terbuat dari permata menawan tanda tanda kebahagiaan rohani tubuh gemetar,linangan air mata, bulu roma berdiri, diam terpaku, berkeringat, suara tercekat, tidak bergerak, dan kegilaan..
    Dia terlihat sangat cantik..
    Dengan garlan tergantung di lehernya yang berasal dari dua puluh lima sifat rohani dirinya...
    Pakaiannya terbuat dari dua lapis sutra kebahagiaan rohani yang berupa kebijaksanaan dan sikap kekanak kanakan..
    Rambutnya dihiasi oleh rasa amarah
    Dan tilak keberuntungan membuatnya terlihat bersinar...
    Nama dan keagungan Krishna memberikan kesenangan di telinganya..
    Bibirnya terliahat merah merekah oleh kunyahan buah pinang..
    Maskara hitam kecerdikan terhias jelas di matanya...
    Senyumnya bagaikan champor manis dan senantiasa bercanda..
    Ia duduk diatas ranjang kebanggaan yang ada di dlm istana kemasyuran dan penghormatan...
    Dan garlan kebahagiaan rohani yang menakjubkan terayun ayun di lehernya...
    Payudaranya di tutupi oleh rasa amarah yg menyenangkan...
    Ia bermain kecapi ..
    Utk mengumumkan kekalahan Candravali,sang musuh bebuyutan...
    Tangannya yang laksana bunga padma senantiasa bertumpu pada pundak dua temannya...
    Badan remajanya sangat ramping dan penuh Karunia..
    Dan ia adlh satu satunya orang yang membagikan nektar Shyamasundara...
    Hare Krishna...
    jay Srimati Radharani..ki..jay...

    --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Visit Related Posts Below:














  • Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
    Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
    0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

    SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                           : 0819-9109-9321 (Mahanila)
    WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
    BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

    Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

    Terimakasih Atas Kunjungan Anda.

    By: I Wayan Mesra Ariyawan
    '

    CERITA GARUDA BERTEMU HANOMAN


    CERITA GARUDA BERTEMU HANOMAN
    ( PERIHAL CINTA PADA SATU OBJEK DAN TIDAK PERNAH MENDUA )
    Bagi seorang pelayan seharusnya memiliki cinta dan kasih sayang kepada Tuannya sepenuh hati bahkan ketika Tuannya menginginkan perpisahan, sang pelayan tidak akan pernah meninggalkan perlindungan dan perhatian dari Tuannya. Kemuliaan bagi seorang pelayan adalah dia tidak pernah meninggalkan Tuannya dan kemuliaan bagi Tuannya adalah dia tidak pernah meninggalkan pelayannya. Jika karena suatu hal seorang pelayan jatuh dan pergi ke suatu tempat yg jauh, kemuliaan dari seorang tuan akan berusaha menemukannya dan membawanya kembali. Contoh sederhananya mungkin kita bisa lihat pada seekor anjing peliharaan yang berbakti kepada tuannya begitu juga bagi seorang penyembah semestinya bhajannya/pelayanan bhaktinya sangat kuat kepada Tuhan yang dicintainya dan bahkan ketika banyak halangan dan godaan datang hal itu tidak akan pernah mengganggu atau menghentikan bhajannya. Seorang penyembah mestinya mengembangkan cinta yang kuat kepada Tuhan yang dicintai dan hal ini bisa kita lihat pada cerita bagaimana kecintaan Hanoman kepada Sri Rama.

    Di dwaraka pada suatu hari Sri Krishna menyuruh Garuda dan berkata sebagai berikut : “Kamu pergilah dan panggil Hanoman,” lalu Garudapun pergi menemui hanoman dan berbicara sebagai berikut; “Sri krishna memanggilmu untuk segera ke dwaraka!” Hanoman diam saja dan tetap dengan kesibukannya mengucapkan nama Rama “ RAMA…RAMA…RAMA”.Dia sepertinya terkesan tidak memberikan perhatian sama sekali kepada Garuda. Garuda mengulangnya beberapa kali.“ Saya telah datang jauh-jauh dari Dwaraka diutus oleh Sri Krishna untuk memanggilmu mohon datanglah segera!” Hanoman tidak mendengarnya. Garuda terus membujuknya hingga akhirnya Hanoman jengkel dan melempar Garuda dengan ekornya ke udara dan jatuh di Dwaraka di depan Sri Krishna. Hanoman tidak mau mendengar Garuda membuat Garuda menjadi sangat sedih tetapi Krishna dapat mengerti apa yang terjadi.

    Sri Krishna berkata:“ Mengapa kamu katakan bahwa sri Krishna memanggilnya, pergi lagi dan sekarang katakan kepadanya bahwa Sri Rama telah memanggilnya”. Garuda kembali menemui hanoman dan berkata : “ Sri Rama memanggilmu mohon datang!”. “Oh tuanku memanggil baiklah saya akan segera pergi”.
    “ Silahkan duduk di punggungku saya akan menerbangkanmu dengan sekejap”.
    “Oh tidak saya akan pergi sendiri saya tidak mau duduk dipunggungmu kamu pergi saja duluan”.
    Dan Garuda pergi. Sebelum Garuda sampai disana Hanoman sudah lebih dahulu sampai. Garuda melihat Sri Krishna berubah bentuk menjadi Rama, Balarama menjadi Laksamana dan Dewi Rukmini berubah bentuk menjadi Dewi Sita. Dan Hanoman duduk di depannya dengan tangan tercakup. Begitulah pelajaran yang di berikan kepada hanoman bagaimana kita menjadi seorang pelayan kepada tuhan yang maha esa.( krishna kathamrtha )


    --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Visit Related Posts Below:















  • Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
    Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
    0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

    SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                           : 0819-9109-9321 (Mahanila)
    WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
    BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

    Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

    Terimakasih Atas Kunjungan Anda.


    CERITA GARUDA BERTEMU HANOMAN
    ( PERIHAL CINTA PADA SATU OBJEK DAN TIDAK PERNAH MENDUA )
    Bagi seorang pelayan seharusnya memiliki cinta dan kasih sayang kepada Tuannya sepenuh hati bahkan ketika Tuannya menginginkan perpisahan, sang pelayan tidak akan pernah meninggalkan perlindungan dan perhatian dari Tuannya. Kemuliaan bagi seorang pelayan adalah dia tidak pernah meninggalkan Tuannya dan kemuliaan bagi Tuannya adalah dia tidak pernah meninggalkan pelayannya. Jika karena suatu hal seorang pelayan jatuh dan pergi ke suatu tempat yg jauh, kemuliaan dari seorang tuan akan berusaha menemukannya dan membawanya kembali. Contoh sederhananya mungkin kita bisa lihat pada seekor anjing peliharaan yang berbakti kepada tuannya begitu juga bagi seorang penyembah semestinya bhajannya/pelayanan bhaktinya sangat kuat kepada Tuhan yang dicintainya dan bahkan ketika banyak halangan dan godaan datang hal itu tidak akan pernah mengganggu atau menghentikan bhajannya. Seorang penyembah mestinya mengembangkan cinta yang kuat kepada Tuhan yang dicintai dan hal ini bisa kita lihat pada cerita bagaimana kecintaan Hanoman kepada Sri Rama.

    Di dwaraka pada suatu hari Sri Krishna menyuruh Garuda dan berkata sebagai berikut : “Kamu pergilah dan panggil Hanoman,” lalu Garudapun pergi menemui hanoman dan berbicara sebagai berikut; “Sri krishna memanggilmu untuk segera ke dwaraka!” Hanoman diam saja dan tetap dengan kesibukannya mengucapkan nama Rama “ RAMA…RAMA…RAMA”.Dia sepertinya terkesan tidak memberikan perhatian sama sekali kepada Garuda. Garuda mengulangnya beberapa kali.“ Saya telah datang jauh-jauh dari Dwaraka diutus oleh Sri Krishna untuk memanggilmu mohon datanglah segera!” Hanoman tidak mendengarnya. Garuda terus membujuknya hingga akhirnya Hanoman jengkel dan melempar Garuda dengan ekornya ke udara dan jatuh di Dwaraka di depan Sri Krishna. Hanoman tidak mau mendengar Garuda membuat Garuda menjadi sangat sedih tetapi Krishna dapat mengerti apa yang terjadi.

    Sri Krishna berkata:“ Mengapa kamu katakan bahwa sri Krishna memanggilnya, pergi lagi dan sekarang katakan kepadanya bahwa Sri Rama telah memanggilnya”. Garuda kembali menemui hanoman dan berkata : “ Sri Rama memanggilmu mohon datang!”. “Oh tuanku memanggil baiklah saya akan segera pergi”.
    “ Silahkan duduk di punggungku saya akan menerbangkanmu dengan sekejap”.
    “Oh tidak saya akan pergi sendiri saya tidak mau duduk dipunggungmu kamu pergi saja duluan”.
    Dan Garuda pergi. Sebelum Garuda sampai disana Hanoman sudah lebih dahulu sampai. Garuda melihat Sri Krishna berubah bentuk menjadi Rama, Balarama menjadi Laksamana dan Dewi Rukmini berubah bentuk menjadi Dewi Sita. Dan Hanoman duduk di depannya dengan tangan tercakup. Begitulah pelajaran yang di berikan kepada hanoman bagaimana kita menjadi seorang pelayan kepada tuhan yang maha esa.( krishna kathamrtha )


    --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Visit Related Posts Below:















  • Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
    Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
    0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

    SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                           : 0819-9109-9321 (Mahanila)
    WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
    BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

    Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

    Terimakasih Atas Kunjungan Anda.

    By: I Wayan Mesra Ariyawan
    '

    INSPIRASI KEHIDUPAN


    *"INSPIRASI KEHIDUPAN"*
    _Nikmati hidup selama Anda masih memiliki!_
    *** Obat dan vitamin bukan jaminan hidup sehat. *Jaga ucapan, jaga hati, istirahat cukup, makan dengan gizi seimbang dan olahraga yg teratur, itulah kunci hidup sehat.*
    *** Rumah mewah bukan jaminan keluarga bahagia. *Saling mengasihi, menghormati, & memaafkan, itulah kunci keluarga bahagia.*
    *** Gaji tinggi bukan jaminan kepuasan hidup. *Bersyukur, berbagi, & saling menyayangi, itulah kunci kepuasan hidup.*
    *** Kaya raya bukan jaminan hidup terhormat. *Tapi jujur, sopan, murah hati, & menghargai sesama, itulah kunci hidup terhormat.*
    *** Hidup berfoya-foya bukan jaminan banyak sahabat. Tapi *setia kawan, bijaksana, mau menghargai, menerima teman apa adanya dan suka menolong, itulah kunci byk sahabat*.
    *** Kosmetik bukan jaminan kecantikan. Tapi *semangat, kasih, ceria, ramah, dan senyuman, itulah kunci kecantikan.*
    *** Satpam dan tembok rumah yang kokoh bukan jaminan hidup tenang. *Hati yg damai, kasih dan tiada kebencian itulah kunci ketenangan dan rasa aman.*
    *** *Hidup kita itu sebaiknya ibarat “bulan & matahari”—*
    *Dilihat orang atau tidak, ia tetap bersinar. Dihargai orang atau tidak, ia tetap menerangi.*
    *Diterimakasihi atau tidak, KITA TETAP BERBAGI*
    ***Jika Anda bilang *Anda susah*, *banyak orang yang lebih susah dari Anda. Jika Anda bilang Anda kaya, banyak orang yang lebih kaya dari Anda. Di atas langit, masih ada langit. Suami, istri, anak, jabatan, harta adalah “titipan sementara”. Itulah kehidupan.*
    *** *Nikmatilah hidup selama Anda masih memilikinya dan terus belajar untuk bersyukur dengan keadaanmu...!*
    *Karena Anda tidak akan tahu kapan Sang Pemilik Kehidupan akan datang dan mengatakan pada Anda* , *“Ini saatnya pulang!”—* "memaksa" Anda meninggalkan apa pun yang Anda cintai, dan Anda banggakan.
    Untuk itu, nikmati dan syukuri apa yang Tuhan percayakan pada kita dan pakailah apa yang ada dan percayakan pada kita (harta kekayaan, kecerdasan, kekuatan dsbnya) sebagai sarana untuk memuliakan nama-Nya.
    Biar kita tetap sehat dan kuat, jangan lupa minum obat, tetapi jangan obat sembarang obat.
    Minumlah obat yang manjur.
    *Hati yang gembira adalah obat yang manjur,*
    Salam Sejahtera selalu....

    --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Visit Related Posts Below:















  • Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
    Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
    0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

    SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                           : 0819-9109-9321 (Mahanila)
    WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
    BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

    Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

    Terimakasih Atas Kunjungan Anda.


    *"INSPIRASI KEHIDUPAN"*
    _Nikmati hidup selama Anda masih memiliki!_
    *** Obat dan vitamin bukan jaminan hidup sehat. *Jaga ucapan, jaga hati, istirahat cukup, makan dengan gizi seimbang dan olahraga yg teratur, itulah kunci hidup sehat.*
    *** Rumah mewah bukan jaminan keluarga bahagia. *Saling mengasihi, menghormati, & memaafkan, itulah kunci keluarga bahagia.*
    *** Gaji tinggi bukan jaminan kepuasan hidup. *Bersyukur, berbagi, & saling menyayangi, itulah kunci kepuasan hidup.*
    *** Kaya raya bukan jaminan hidup terhormat. *Tapi jujur, sopan, murah hati, & menghargai sesama, itulah kunci hidup terhormat.*
    *** Hidup berfoya-foya bukan jaminan banyak sahabat. Tapi *setia kawan, bijaksana, mau menghargai, menerima teman apa adanya dan suka menolong, itulah kunci byk sahabat*.
    *** Kosmetik bukan jaminan kecantikan. Tapi *semangat, kasih, ceria, ramah, dan senyuman, itulah kunci kecantikan.*
    *** Satpam dan tembok rumah yang kokoh bukan jaminan hidup tenang. *Hati yg damai, kasih dan tiada kebencian itulah kunci ketenangan dan rasa aman.*
    *** *Hidup kita itu sebaiknya ibarat “bulan & matahari”—*
    *Dilihat orang atau tidak, ia tetap bersinar. Dihargai orang atau tidak, ia tetap menerangi.*
    *Diterimakasihi atau tidak, KITA TETAP BERBAGI*
    ***Jika Anda bilang *Anda susah*, *banyak orang yang lebih susah dari Anda. Jika Anda bilang Anda kaya, banyak orang yang lebih kaya dari Anda. Di atas langit, masih ada langit. Suami, istri, anak, jabatan, harta adalah “titipan sementara”. Itulah kehidupan.*
    *** *Nikmatilah hidup selama Anda masih memilikinya dan terus belajar untuk bersyukur dengan keadaanmu...!*
    *Karena Anda tidak akan tahu kapan Sang Pemilik Kehidupan akan datang dan mengatakan pada Anda* , *“Ini saatnya pulang!”—* "memaksa" Anda meninggalkan apa pun yang Anda cintai, dan Anda banggakan.
    Untuk itu, nikmati dan syukuri apa yang Tuhan percayakan pada kita dan pakailah apa yang ada dan percayakan pada kita (harta kekayaan, kecerdasan, kekuatan dsbnya) sebagai sarana untuk memuliakan nama-Nya.
    Biar kita tetap sehat dan kuat, jangan lupa minum obat, tetapi jangan obat sembarang obat.
    Minumlah obat yang manjur.
    *Hati yang gembira adalah obat yang manjur,*
    Salam Sejahtera selalu....

    --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Visit Related Posts Below:















  • Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
    Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
    0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

    SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                           : 0819-9109-9321 (Mahanila)
    WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
    BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

    Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

    Terimakasih Atas Kunjungan Anda.

    By: I Wayan Mesra Ariyawan
    '

    Kebenaran Mutlak, Personalitas Tertinggi Tuhan Yang Maha Esa, adalah yang utama di antara semua kepribadian yang hidup



    Dalam literatur Veda, dikatakan bahwa Kebenaran Mutlak, Personalitas Tertinggi Tuhan Yang Maha Esa, adalah yang utama di antara semua kepribadian yang hidup. Semua makhluk hidup, mulai dari makhluk tercipta pertama, Brahmā, hingga semut terkecil, adalah makhluk hidup individu. Dan di atas Brahmā, bahkan ada makhluk hidup lain dengan kapasitas individu, dan Personalitas Tuhan Yang Maha Esa juga makhluk hidup yang serupa. Dan Dia adalah seorang individu sebagaimana mahluk hidup lainnya. Tetapi Tuhan Yang Maha Esa, atau mahluk hidup tertinggi, memiliki kecerdasan terbesar, dan Dia memiliki energi-energi yang tak terbayangkan yang luar biasa dari semua varietas yang berbeda. Jika otak manusia dapat menghasilkan satelit ruang angkasa, seseorang dapat dengan mudah membayangkan bagaimana otak yang lebih tinggi daripada manusia dapat menghasilkan hal-hal yang sama menakjubkannya yang jauh lebih superior. Orang yang masuk akal akan dengan mudah menerima argumen ini, tetapi ada atheis yang keras kepala yang tidak akan pernah setuju. Śrīla Vyāsadeva, bagaimanapun, sekaligus menerima kecerdasan tertinggi sebagai parameśvara. Dia menawarkan hormatnya kepada inteligensi tertinggi yang disebut sebagai para atau parameśvara atau Personalitas Tertinggi Tuhan Yang Maha Esa. Dan parameśvara itu adalah Śrī Kṛṣṇa, seperti yang diakui dalam Bhagavad-gītā dan kitab suci lainnya yang disampaikan oleh Śrī Vyāsadeva dan khususnya dalam Śrīmad-Bhāgavatam ini. Dalam Bhagavad-gītā, Tuhan mengatakan bahwa tidak ada para-tattva (summum bonum) selain dari Diri-Nya sendiri. Oleh karena itu, Śrī Vyāsadeva segera memuja para-tattva, Śrī Kṛṣṇa, yang kegiatan transendentalnya dijelaskan dalam Canto Kesepuluh.
    Orang yang tidak bermoral langsung pergi ke Canto Kesepuluh dan terutama ke lima bab yang menggambarkan tari rāsa Tuhan. Bagian dari Śrīmad-Bhāgavatam adalah bagian paling rahasia dari literatur agung ini. Kecuali seseorang benar-benar dicapai dalam pengetahuan rohani Tuhan, seseorang pasti salah paham akan hiburan rohani yang disembah Tuhan yang disebut rāsa dance dan urusan cinta-Nya dengan para gopī. Subjek ini sangat spiritual, dan hanya orang-orang yang dibebaskan yang secara bertahap mencapai tahap paramitaṁsa yang dapat menikmati tarian rāsa ini secara transenden. Śrīla Vyāsadeva memberi kesempatan kepada pembaca untuk secara bertahap mengembangkan kesadaran spiritual sebelum benar-benar menikmati esensi dari kegiatan-kegiatan Tuhan. Oleh karena itu, ia dengan sengaja memanggil mantra Gāyatrī, dhīmahi. Mantra Gāyatrī ini dimaksudkan untuk orang-orang yang maju secara rohani. Ketika seseorang berhasil mengucapkan mantra Gāyatrī, dia dapat masuk ke dalam posisi transendental Tuhan. Karena itu seseorang harus memperoleh kualitas-kualitas brahmana atau secara sempurna berada dalam kualitas kebaikan untuk mengucapkan mantra Gāyatrī dengan sukses dan kemudian mencapai tahap kesadaran yang transenden kepada Tuhan, nama-Nya, kemasyhuran-Nya, sifat-sifat-Nya dan seterusnya

    --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Visit Related Posts Below:














  • Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
    Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
    0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

    SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                           : 0819-9109-9321 (Mahanila)
    WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
    BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

    Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

    Terimakasih Atas Kunjungan Anda.



    Dalam literatur Veda, dikatakan bahwa Kebenaran Mutlak, Personalitas Tertinggi Tuhan Yang Maha Esa, adalah yang utama di antara semua kepribadian yang hidup. Semua makhluk hidup, mulai dari makhluk tercipta pertama, Brahmā, hingga semut terkecil, adalah makhluk hidup individu. Dan di atas Brahmā, bahkan ada makhluk hidup lain dengan kapasitas individu, dan Personalitas Tuhan Yang Maha Esa juga makhluk hidup yang serupa. Dan Dia adalah seorang individu sebagaimana mahluk hidup lainnya. Tetapi Tuhan Yang Maha Esa, atau mahluk hidup tertinggi, memiliki kecerdasan terbesar, dan Dia memiliki energi-energi yang tak terbayangkan yang luar biasa dari semua varietas yang berbeda. Jika otak manusia dapat menghasilkan satelit ruang angkasa, seseorang dapat dengan mudah membayangkan bagaimana otak yang lebih tinggi daripada manusia dapat menghasilkan hal-hal yang sama menakjubkannya yang jauh lebih superior. Orang yang masuk akal akan dengan mudah menerima argumen ini, tetapi ada atheis yang keras kepala yang tidak akan pernah setuju. Śrīla Vyāsadeva, bagaimanapun, sekaligus menerima kecerdasan tertinggi sebagai parameśvara. Dia menawarkan hormatnya kepada inteligensi tertinggi yang disebut sebagai para atau parameśvara atau Personalitas Tertinggi Tuhan Yang Maha Esa. Dan parameśvara itu adalah Śrī Kṛṣṇa, seperti yang diakui dalam Bhagavad-gītā dan kitab suci lainnya yang disampaikan oleh Śrī Vyāsadeva dan khususnya dalam Śrīmad-Bhāgavatam ini. Dalam Bhagavad-gītā, Tuhan mengatakan bahwa tidak ada para-tattva (summum bonum) selain dari Diri-Nya sendiri. Oleh karena itu, Śrī Vyāsadeva segera memuja para-tattva, Śrī Kṛṣṇa, yang kegiatan transendentalnya dijelaskan dalam Canto Kesepuluh.
    Orang yang tidak bermoral langsung pergi ke Canto Kesepuluh dan terutama ke lima bab yang menggambarkan tari rāsa Tuhan. Bagian dari Śrīmad-Bhāgavatam adalah bagian paling rahasia dari literatur agung ini. Kecuali seseorang benar-benar dicapai dalam pengetahuan rohani Tuhan, seseorang pasti salah paham akan hiburan rohani yang disembah Tuhan yang disebut rāsa dance dan urusan cinta-Nya dengan para gopī. Subjek ini sangat spiritual, dan hanya orang-orang yang dibebaskan yang secara bertahap mencapai tahap paramitaṁsa yang dapat menikmati tarian rāsa ini secara transenden. Śrīla Vyāsadeva memberi kesempatan kepada pembaca untuk secara bertahap mengembangkan kesadaran spiritual sebelum benar-benar menikmati esensi dari kegiatan-kegiatan Tuhan. Oleh karena itu, ia dengan sengaja memanggil mantra Gāyatrī, dhīmahi. Mantra Gāyatrī ini dimaksudkan untuk orang-orang yang maju secara rohani. Ketika seseorang berhasil mengucapkan mantra Gāyatrī, dia dapat masuk ke dalam posisi transendental Tuhan. Karena itu seseorang harus memperoleh kualitas-kualitas brahmana atau secara sempurna berada dalam kualitas kebaikan untuk mengucapkan mantra Gāyatrī dengan sukses dan kemudian mencapai tahap kesadaran yang transenden kepada Tuhan, nama-Nya, kemasyhuran-Nya, sifat-sifat-Nya dan seterusnya

    --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Visit Related Posts Below:














  • Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
    Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
    0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

    SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                           : 0819-9109-9321 (Mahanila)
    WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
    BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

    Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

    Terimakasih Atas Kunjungan Anda.

    By: I Wayan Mesra Ariyawan
    '

    śruti-mantra




    Dalam śruti-mantra, juga dinyatakan bahwa keseluruhan absolut atau Brahman adalah sumber utama segalanya. Segala sesuatu memancar dari-Nya, dan semuanya dipelihara oleh-Nya. Dan pada akhirnya, semuanya masuk ke dalam Dia. Itu adalah hukum alam. Dalam smṛti-mantra, hal yang sama sudah dikonfirmasi. Dikatakan bahwa sumber dari mana segala sesuatu memancar pada awal milenium Brahmā dan waduk yang mana semuanya pada akhirnya masuk, adalah Kebenaran Mutlak atau Brahmana. Ilmuwan material menerima begitu saja bahwa sumber utama sistem planet adalah matahari, tetapi mereka tidak dapat menjelaskan sumber matahari. Di sini, sumber utama dijelaskan. Menurut literatur Veda, Brahmā, yang mungkin dibandingkan dengan matahari, bukanlah pencipta tertinggi. Dinyatakan dalam śloka bahwa Brahmā diajar pengetahuan Veda oleh Personalitas Tuhan Yang Maha Esa. Seseorang mungkin berpendapat bahwa Brahmā, sebagai makhluk hidup asli, tidak dapat diilhami karena tidak ada makhluk lain yang hidup pada waktu itu. Di sini dinyatakan bahwa Tuhan Yang Maha Menginspirasi pencipta kedua, Brahmā, agar Brahmā dapat menjalankan fungsi kreatifnya. Jadi, kecerdasan tertinggi di balik semua ciptaan adalah Ketuhanan Mutlak, Śrī Kṛṣṇa. Dalam Bhagavad-gītā, Tuhan Śrī Kṛṣṇa menyatakan bahwa hanya Dialah yang menguasai energi kreatif, prakṛti, yang merupakan totalitas materi. Oleh karena itu, Śrī Vyāsadeva tidak menyembah Brahmā, tetapi Tuhan Yang Mahakuasa, yang membimbing Brahmā dalam kegiatan kreatifnya. Dalam śloka ini, kata-kata tertentu abhijñaḥ dan svarāṭ adalah signifikan. Kedua kata ini membedakan Tuhan Yang Maha Esa dari semua makhluk hidup lainnya. Tidak ada entitas hidup lain yang mungkin abhijñaḥ atau svarāṭ. Artinya, tidak ada yang sepenuhnya sadar atau sepenuhnya independen. Bahkan Brahmā harus merenungkan Tuhan Yang Maha Esa untuk menciptakan. Lalu apa yang dikatakan para ilmuwan hebat seperti Einstein! Otak para ilmuwan semacam itu tentu bukan produk dari setiap manusia. Para ilmuwan tidak dapat memproduksi otak seperti itu, dan apa yang harus dikatakan tentang ateis bodoh yang menentang otoritas Tuhan? Bahkan para impersonalis Māyāvādī yang menyanjung diri mereka sendiri bahwa mereka dapat menjadi satu dengan Tuhan bukanlah abhijñaḥ atau svarāṭ. Kaum impersonalis seperti itu menjalani pertapaan keras untuk memperoleh pengetahuan untuk menjadi satu dengan Tuhan. Tetapi pada akhirnya mereka menjadi tergantung pada beberapa murid kaya yang memasok mereka dengan uang untuk membangun biara-biara dan kuil-kuil. Ateis seperti Rāvaṇa atau Hiraṇyakaśipu harus menjalani penitensi berat sebelum mereka dapat mencemooh otoritas Tuhan. Tetapi pada akhirnya, mereka tidak berdaya dan tidak dapat menyelamatkan diri ketika Tuhan muncul di hadapan mereka sebagai kematian yang kejam. Ini juga terjadi dengan ateis modern yang juga berani mencemooh otoritas Tuhan. Ateis semacam itu akan ditangani dengan cara yang sama, karena sejarah berulang. Kapanpun pria mengabaikan otoritas Tuhan, alam dan hukumnya ada untuk menghukum mereka. Ini ditegaskan dalam Bhagavad-gītā dalam ayat terkenal yadā yadā hi dharmasya glāniḥ. "Setiap kali ada penurunan dharma dan kebangkitan adharma, O Arjuna, maka saya menjelma menjadi diri sendiri." (Bg. 4.7)
    HARE KRISHNA

    --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Visit Related Posts Below:














  • Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
    Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
    0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

    SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                           : 0819-9109-9321 (Mahanila)
    WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
    BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

    Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

    Terimakasih Atas Kunjungan Anda.




    Dalam śruti-mantra, juga dinyatakan bahwa keseluruhan absolut atau Brahman adalah sumber utama segalanya. Segala sesuatu memancar dari-Nya, dan semuanya dipelihara oleh-Nya. Dan pada akhirnya, semuanya masuk ke dalam Dia. Itu adalah hukum alam. Dalam smṛti-mantra, hal yang sama sudah dikonfirmasi. Dikatakan bahwa sumber dari mana segala sesuatu memancar pada awal milenium Brahmā dan waduk yang mana semuanya pada akhirnya masuk, adalah Kebenaran Mutlak atau Brahmana. Ilmuwan material menerima begitu saja bahwa sumber utama sistem planet adalah matahari, tetapi mereka tidak dapat menjelaskan sumber matahari. Di sini, sumber utama dijelaskan. Menurut literatur Veda, Brahmā, yang mungkin dibandingkan dengan matahari, bukanlah pencipta tertinggi. Dinyatakan dalam śloka bahwa Brahmā diajar pengetahuan Veda oleh Personalitas Tuhan Yang Maha Esa. Seseorang mungkin berpendapat bahwa Brahmā, sebagai makhluk hidup asli, tidak dapat diilhami karena tidak ada makhluk lain yang hidup pada waktu itu. Di sini dinyatakan bahwa Tuhan Yang Maha Menginspirasi pencipta kedua, Brahmā, agar Brahmā dapat menjalankan fungsi kreatifnya. Jadi, kecerdasan tertinggi di balik semua ciptaan adalah Ketuhanan Mutlak, Śrī Kṛṣṇa. Dalam Bhagavad-gītā, Tuhan Śrī Kṛṣṇa menyatakan bahwa hanya Dialah yang menguasai energi kreatif, prakṛti, yang merupakan totalitas materi. Oleh karena itu, Śrī Vyāsadeva tidak menyembah Brahmā, tetapi Tuhan Yang Mahakuasa, yang membimbing Brahmā dalam kegiatan kreatifnya. Dalam śloka ini, kata-kata tertentu abhijñaḥ dan svarāṭ adalah signifikan. Kedua kata ini membedakan Tuhan Yang Maha Esa dari semua makhluk hidup lainnya. Tidak ada entitas hidup lain yang mungkin abhijñaḥ atau svarāṭ. Artinya, tidak ada yang sepenuhnya sadar atau sepenuhnya independen. Bahkan Brahmā harus merenungkan Tuhan Yang Maha Esa untuk menciptakan. Lalu apa yang dikatakan para ilmuwan hebat seperti Einstein! Otak para ilmuwan semacam itu tentu bukan produk dari setiap manusia. Para ilmuwan tidak dapat memproduksi otak seperti itu, dan apa yang harus dikatakan tentang ateis bodoh yang menentang otoritas Tuhan? Bahkan para impersonalis Māyāvādī yang menyanjung diri mereka sendiri bahwa mereka dapat menjadi satu dengan Tuhan bukanlah abhijñaḥ atau svarāṭ. Kaum impersonalis seperti itu menjalani pertapaan keras untuk memperoleh pengetahuan untuk menjadi satu dengan Tuhan. Tetapi pada akhirnya mereka menjadi tergantung pada beberapa murid kaya yang memasok mereka dengan uang untuk membangun biara-biara dan kuil-kuil. Ateis seperti Rāvaṇa atau Hiraṇyakaśipu harus menjalani penitensi berat sebelum mereka dapat mencemooh otoritas Tuhan. Tetapi pada akhirnya, mereka tidak berdaya dan tidak dapat menyelamatkan diri ketika Tuhan muncul di hadapan mereka sebagai kematian yang kejam. Ini juga terjadi dengan ateis modern yang juga berani mencemooh otoritas Tuhan. Ateis semacam itu akan ditangani dengan cara yang sama, karena sejarah berulang. Kapanpun pria mengabaikan otoritas Tuhan, alam dan hukumnya ada untuk menghukum mereka. Ini ditegaskan dalam Bhagavad-gītā dalam ayat terkenal yadā yadā hi dharmasya glāniḥ. "Setiap kali ada penurunan dharma dan kebangkitan adharma, O Arjuna, maka saya menjelma menjadi diri sendiri." (Bg. 4.7)
    HARE KRISHNA

    --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Visit Related Posts Below:














  • Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
    Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
    0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

    SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                           : 0819-9109-9321 (Mahanila)
    WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
    BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

    Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

    Terimakasih Atas Kunjungan Anda.

    By: I Wayan Mesra Ariyawan
    '

    Srimad Bhagavatam



    Beberapa sarjana Māyāvād berpendapat bahwa Śrīmad-Bhāgavatam tidak dikompilasi oleh Śrī Vyāsadeva. Dan beberapa dari mereka berpendapat bahwa buku ini adalah ciptaan modern yang ditulis oleh seseorang bernama Vopadeva. Untuk menyanggah argumen-argumen tidak bermakna tersebut, Śrī Śrīdhara Svāmī menunjukkan bahwa ada referensi kepada Bhāgavatam dalam banyak Purāṇa tertua. Śloka pertama dari Bhāgavatam ini dimulai dengan mantra Gāyatrī. Ada referensi untuk ini di Matsya Purāṇa, yang merupakan Purāṇa tertua. Dalam Purāṇa itu, dikatakan dengan mengacu pada mantra Gāyatrī dalam Bhāgavatam bahwa ada banyak riwayat instruksi spiritual yang dimulai dengan mantra Gāyatrī. Dan ada sejarah Vаtrāsura. Siapa pun yang membuat karunia karya besar ini pada hari bulan purnama mencapai kesempurnaan hidup tertinggi dengan kembali ke Ketuhanan. Ada referensi ke Bhāgavatam dalam Purāṇas lainnya juga, di mana jelas dinyatakan bahwa pekerjaan ini selesai dalam dua belas cantos, yang mencakup delapan belas ribu ślokas. Dalam Padma Purāṇa juga ada referensi ke Bhāgavatam dalam percakapan antara Gautama dan Mahārāja Ambarīṣa. Raja disarankan di sini untuk membaca secara teratur Śrīmad-Bhāgavatam jika ia menginginkan pembebasan dari ikatan material. Dalam keadaan itu, tidak ada keraguan tentang otoritas Bhāgavatam. Dalam lima ratus tahun terakhir, banyak sarjana terpelajar dan ācāryas seperti Jīva Gosvāmī, Sanātana Gosvāmī, Viśvanātha Cakravartī, Vallabhācārya, dan banyak cendekiawan terkemuka lainnya bahkan setelah masa Tuhan Caitanya membuat komentar yang terperinci tentang Bhāgavatam. Dan siswa yang serius akan berusaha dengan baik untuk mencoba melaluinya agar lebih menikmati pesan-pesan transendental.
    Śrīla Viśvanātha Cakravartī Ṭhākura secara khusus berurusan dengan psikologi seks yang asli dan murni (ādi-rasa), tanpa semua hal-hal yang tidak manusiawi. Seluruh ciptaan material bergerak di bawah prinsip kehidupan seks. Dalam peradaban modern, kehidupan seks adalah titik fokus untuk semua kegiatan. Di mana pun seseorang memalingkan wajahnya, ia melihat kehidupan seks yang dominan. Karena itu, kehidupan seks tidak nyata. Kenyataannya dialami di dunia spiritual. Kehidupan seks material hanyalah refleksi sesat dari fakta asli. Fakta aslinya adalah Kebenaran Mutlak, dan dengan demikian Kebenaran Mutlak tidak dapat bersifat pribadi. Tidak mungkin bersikap impersonal dan mengandung kehidupan seks murni. Konsekuensinya, para filsuf impersonalis telah memberikan dorongan tidak langsung ke kehidupan seks duniawi yang keji karena mereka telah terlalu menekankan ketidaktahuan akan kebenaran hakiki. Akibatnya, manusia tanpa informasi tentang bentuk spiritual yang sebenarnya dari seks telah menerima kehidupan seks material yang menyesatkan sebagai keseluruhannya. Ada perbedaan antara kehidupan seks dalam kondisi materi yang sakit dan kehidupan seks spiritual.
    Ini Śrīmad-Bhāgavatam secara bertahap akan meningkatkan pembaca yang tidak bias ke tahap kesempurnaan transendensi tertinggi. Ini akan memungkinkannya untuk melampaui tiga mode kegiatan material: tindakan yang membuahkan hasil, filsafat spekulatif, dan pemujaan dewa-dewa fungsional sebagaimana ditanamkan dalam ayat-ayat Veda.

    Śrīmad-Bhāgavatam adalah narasi svarūpa Tuhan yang dimanifestasikan oleh potensi internal-Nya, dan potensi ini dibedakan dari potensi eksternal yang telah mewujudkan dunia kosmis, yang ada dalam pengalaman kita. Śrīla Vyāsadeva membuat perbedaan yang jelas antara keduanya di śloka ini. Śrī Vyāsadeva mengatakan di sini bahwa potensi internal yang terwujud itu nyata, sedangkan energi terwujud eksternal dalam bentuk eksistensi material hanya sementara dan ilusi seperti fatamorgana di padang pasir. Di gurun fatamorgana tidak ada air yang sebenarnya. Hanya ada tampilan air. Air asli ada di tempat lain. Ciptaan kosmik yang dimanifestasikan tampak sebagai kenyataan. Tetapi kenyataan, yang ini hanyalah bayangan, ada di dunia spiritual. Kebenaran Mutlak ada di langit spiritual, bukan langit material. Di langit material semuanya adalah kebenaran relatif. Artinya, satu kebenaran bergantung pada sesuatu yang lain. Penciptaan kosmik ini dihasilkan dari interaksi tiga mode alam, dan manifestasi sementara begitu diciptakan untuk menghadirkan ilusi realitas ke pikiran bingung jiwa terkondisi, yang tampak dalam begitu banyak spesies kehidupan, termasuk dewa-dewa yang lebih tinggi, seperti Brahmā, Indra, Candra, dan seterusnya. Pada kenyataannya, tidak ada realitas di dunia nyata. Tampaknya ada kenyataan, bagaimanapun, karena kenyataan sejati yang ada di dunia spiritual, di mana Kepribadian Ketuhanan abadi ada dengan perlengkapan transendentalnya
    --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Visit Related Posts Below:















  • Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
    Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
    0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

    SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                           : 0819-9109-9321 (Mahanila)
    WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
    BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

    Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

    Terimakasih Atas Kunjungan Anda.



    Beberapa sarjana Māyāvād berpendapat bahwa Śrīmad-Bhāgavatam tidak dikompilasi oleh Śrī Vyāsadeva. Dan beberapa dari mereka berpendapat bahwa buku ini adalah ciptaan modern yang ditulis oleh seseorang bernama Vopadeva. Untuk menyanggah argumen-argumen tidak bermakna tersebut, Śrī Śrīdhara Svāmī menunjukkan bahwa ada referensi kepada Bhāgavatam dalam banyak Purāṇa tertua. Śloka pertama dari Bhāgavatam ini dimulai dengan mantra Gāyatrī. Ada referensi untuk ini di Matsya Purāṇa, yang merupakan Purāṇa tertua. Dalam Purāṇa itu, dikatakan dengan mengacu pada mantra Gāyatrī dalam Bhāgavatam bahwa ada banyak riwayat instruksi spiritual yang dimulai dengan mantra Gāyatrī. Dan ada sejarah Vаtrāsura. Siapa pun yang membuat karunia karya besar ini pada hari bulan purnama mencapai kesempurnaan hidup tertinggi dengan kembali ke Ketuhanan. Ada referensi ke Bhāgavatam dalam Purāṇas lainnya juga, di mana jelas dinyatakan bahwa pekerjaan ini selesai dalam dua belas cantos, yang mencakup delapan belas ribu ślokas. Dalam Padma Purāṇa juga ada referensi ke Bhāgavatam dalam percakapan antara Gautama dan Mahārāja Ambarīṣa. Raja disarankan di sini untuk membaca secara teratur Śrīmad-Bhāgavatam jika ia menginginkan pembebasan dari ikatan material. Dalam keadaan itu, tidak ada keraguan tentang otoritas Bhāgavatam. Dalam lima ratus tahun terakhir, banyak sarjana terpelajar dan ācāryas seperti Jīva Gosvāmī, Sanātana Gosvāmī, Viśvanātha Cakravartī, Vallabhācārya, dan banyak cendekiawan terkemuka lainnya bahkan setelah masa Tuhan Caitanya membuat komentar yang terperinci tentang Bhāgavatam. Dan siswa yang serius akan berusaha dengan baik untuk mencoba melaluinya agar lebih menikmati pesan-pesan transendental.
    Śrīla Viśvanātha Cakravartī Ṭhākura secara khusus berurusan dengan psikologi seks yang asli dan murni (ādi-rasa), tanpa semua hal-hal yang tidak manusiawi. Seluruh ciptaan material bergerak di bawah prinsip kehidupan seks. Dalam peradaban modern, kehidupan seks adalah titik fokus untuk semua kegiatan. Di mana pun seseorang memalingkan wajahnya, ia melihat kehidupan seks yang dominan. Karena itu, kehidupan seks tidak nyata. Kenyataannya dialami di dunia spiritual. Kehidupan seks material hanyalah refleksi sesat dari fakta asli. Fakta aslinya adalah Kebenaran Mutlak, dan dengan demikian Kebenaran Mutlak tidak dapat bersifat pribadi. Tidak mungkin bersikap impersonal dan mengandung kehidupan seks murni. Konsekuensinya, para filsuf impersonalis telah memberikan dorongan tidak langsung ke kehidupan seks duniawi yang keji karena mereka telah terlalu menekankan ketidaktahuan akan kebenaran hakiki. Akibatnya, manusia tanpa informasi tentang bentuk spiritual yang sebenarnya dari seks telah menerima kehidupan seks material yang menyesatkan sebagai keseluruhannya. Ada perbedaan antara kehidupan seks dalam kondisi materi yang sakit dan kehidupan seks spiritual.
    Ini Śrīmad-Bhāgavatam secara bertahap akan meningkatkan pembaca yang tidak bias ke tahap kesempurnaan transendensi tertinggi. Ini akan memungkinkannya untuk melampaui tiga mode kegiatan material: tindakan yang membuahkan hasil, filsafat spekulatif, dan pemujaan dewa-dewa fungsional sebagaimana ditanamkan dalam ayat-ayat Veda.

    Śrīmad-Bhāgavatam adalah narasi svarūpa Tuhan yang dimanifestasikan oleh potensi internal-Nya, dan potensi ini dibedakan dari potensi eksternal yang telah mewujudkan dunia kosmis, yang ada dalam pengalaman kita. Śrīla Vyāsadeva membuat perbedaan yang jelas antara keduanya di śloka ini. Śrī Vyāsadeva mengatakan di sini bahwa potensi internal yang terwujud itu nyata, sedangkan energi terwujud eksternal dalam bentuk eksistensi material hanya sementara dan ilusi seperti fatamorgana di padang pasir. Di gurun fatamorgana tidak ada air yang sebenarnya. Hanya ada tampilan air. Air asli ada di tempat lain. Ciptaan kosmik yang dimanifestasikan tampak sebagai kenyataan. Tetapi kenyataan, yang ini hanyalah bayangan, ada di dunia spiritual. Kebenaran Mutlak ada di langit spiritual, bukan langit material. Di langit material semuanya adalah kebenaran relatif. Artinya, satu kebenaran bergantung pada sesuatu yang lain. Penciptaan kosmik ini dihasilkan dari interaksi tiga mode alam, dan manifestasi sementara begitu diciptakan untuk menghadirkan ilusi realitas ke pikiran bingung jiwa terkondisi, yang tampak dalam begitu banyak spesies kehidupan, termasuk dewa-dewa yang lebih tinggi, seperti Brahmā, Indra, Candra, dan seterusnya. Pada kenyataannya, tidak ada realitas di dunia nyata. Tampaknya ada kenyataan, bagaimanapun, karena kenyataan sejati yang ada di dunia spiritual, di mana Kepribadian Ketuhanan abadi ada dengan perlengkapan transendentalnya
    --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Visit Related Posts Below:















  • Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
    Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
    0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

    SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                           : 0819-9109-9321 (Mahanila)
    WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
    BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

    Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

    Terimakasih Atas Kunjungan Anda.

    By: I Wayan Mesra Ariyawan
    '

    Narada dan Bunga Cempaka



    Narada dan Bunga Cempaka.
    “Kenapa Bunga Cempaka tidak baik digunakan sebagai persembahan untuk Deva Shiva”..?
    Di daerah Gokarna adalah sebuah kuil pemujaan terhadap Deva Shiva. Narada memutuskan untuk pergi ke sana dan mengunjungi kuil tersebut. Dalam perjalanNya, Ia melihat pohon Cempaka yang sedang berbunga dan berhenti untuk mengaguminya. Seorang Brahmana datang dan bermaksud untuk memetik bunga tersebut. Akan tetapi karena melihat Narada di sana, Brahmana tersebut mengurungkan niatnya dan berbalik arah. “Kemana kamu akan pergi, wahai Brahmana?” tanya Narada. Brahmana itu menjadi tidak enak hati dan mulai berbohong “Hamba pergi, untuk mengumpulkan sedekah untuk persembahan” Narada memasuki kuil, sementara itu sang brahmana mulai memetik bunga Cempaka tersebut dan menaruhnya di dalam keranjang yang ditutup dengan rapat. Narada berpapasan lagi dengan brahmana tersebut sekembalinya dari kuil. “Kemana kamu akan pergi sekarang?” tanyaNya kepada brahmana itu. Brahmana berbohong lagi, “hamba mau pulang ke rumah.” katanya. “Aku tidak dapat mengumpulkan sedekah hari ini.”

    Narada curiga dengan gerak-gerik sang Brahmana dan pergi menuju pohon Cempaka. Narada bertanya kepada pohon tersebut “Apakah Brahmana tadi dapat memetik sebagian dari bungamu?” ‘Apa, Brahmana?” jawab sang pohon “Aku tidak tahu menahu tentang Brahmana yang anda maksud! tidak ada seorangpun yang memetik bungaku hari ini.”

    Narada bergegas pergi ke kuil dan menemukan bunga Cempaka segar bertaburan di atas Lingga Shiva. Ada seorang umat yang sedang sembahyang di sana. Narada bertanya kepadanya “Apakah kamu tahu siapa yang menabur bunga Cempaka ini?” “Ya!” jawab umat tersebut. “Itu adalah brahmana yang jahat dan Ia memuja Shiva setiap hari dengan bunga Cempaka.” “berkat anugerah dari Shiva, seluruh perbuatan jahatnya mencuri kekayaan Raja tidak ketahuan. Ia juga senang menindas Brahmana yang lain.
    Akhirnya Narada bertanya kepada Shiva “Kenapa anda membiarkan kejahatan Brahmana tersebut?”. “Aku Tidak bisa berbuat apa-apa.” jawab Shiva. “Aku tidak bisa melawan ketika seseorang memujaku dengan bunga Cempaka”

    Tiba-tiba seorang brahmana wanita datang dengan berita duka. Suaminya menjadi lumpuh. mereka telah meminta uang kepada raja sehingga anak perempuan mereka dapat menikah. Mereka juga telah diberikan sapi oleh raja. Namun brahmana yang jahat mengklaim setengah dari sumbangan raja kepada mereka. Brahmana jahat tersebut mengaku hanya berkat pertolongannyalah sang raja menjadi baik hati dan mau menyumbang pada mereka. Uang telah diambil oleh brahmana tersebut, tapi bagaimana caranya membagi seekor sapi.

    Akhirnya Narada memutuskan untuk berbuat sesuatu dengan pohon Cempaka dan brahmana yang jahat itu. terutama kepada pohon Cempaka yang telah berbohong. Narada mengutuk pohon Cempaka, agar bunganya tidak diterima sebagai persembahan bagi Shiva. Ia juga mengutuk brahmana tersebut agar telahir menjadi raksasha yang bernama Viradha. karena bhrahmana tersebut rajin memuja Shiva, maka kutukan tersebut diringankan, menjadi Viradha akan dibunuh oleh Rama dan terlahir kembali menjadi seorang Brahmana


    --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Visit Related Posts Below:














  • Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
    Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
    0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

    SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                           : 0819-9109-9321 (Mahanila)
    WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
    BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

    Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

    Terimakasih Atas Kunjungan Anda.



    Narada dan Bunga Cempaka.
    “Kenapa Bunga Cempaka tidak baik digunakan sebagai persembahan untuk Deva Shiva”..?
    Di daerah Gokarna adalah sebuah kuil pemujaan terhadap Deva Shiva. Narada memutuskan untuk pergi ke sana dan mengunjungi kuil tersebut. Dalam perjalanNya, Ia melihat pohon Cempaka yang sedang berbunga dan berhenti untuk mengaguminya. Seorang Brahmana datang dan bermaksud untuk memetik bunga tersebut. Akan tetapi karena melihat Narada di sana, Brahmana tersebut mengurungkan niatnya dan berbalik arah. “Kemana kamu akan pergi, wahai Brahmana?” tanya Narada. Brahmana itu menjadi tidak enak hati dan mulai berbohong “Hamba pergi, untuk mengumpulkan sedekah untuk persembahan” Narada memasuki kuil, sementara itu sang brahmana mulai memetik bunga Cempaka tersebut dan menaruhnya di dalam keranjang yang ditutup dengan rapat. Narada berpapasan lagi dengan brahmana tersebut sekembalinya dari kuil. “Kemana kamu akan pergi sekarang?” tanyaNya kepada brahmana itu. Brahmana berbohong lagi, “hamba mau pulang ke rumah.” katanya. “Aku tidak dapat mengumpulkan sedekah hari ini.”

    Narada curiga dengan gerak-gerik sang Brahmana dan pergi menuju pohon Cempaka. Narada bertanya kepada pohon tersebut “Apakah Brahmana tadi dapat memetik sebagian dari bungamu?” ‘Apa, Brahmana?” jawab sang pohon “Aku tidak tahu menahu tentang Brahmana yang anda maksud! tidak ada seorangpun yang memetik bungaku hari ini.”

    Narada bergegas pergi ke kuil dan menemukan bunga Cempaka segar bertaburan di atas Lingga Shiva. Ada seorang umat yang sedang sembahyang di sana. Narada bertanya kepadanya “Apakah kamu tahu siapa yang menabur bunga Cempaka ini?” “Ya!” jawab umat tersebut. “Itu adalah brahmana yang jahat dan Ia memuja Shiva setiap hari dengan bunga Cempaka.” “berkat anugerah dari Shiva, seluruh perbuatan jahatnya mencuri kekayaan Raja tidak ketahuan. Ia juga senang menindas Brahmana yang lain.
    Akhirnya Narada bertanya kepada Shiva “Kenapa anda membiarkan kejahatan Brahmana tersebut?”. “Aku Tidak bisa berbuat apa-apa.” jawab Shiva. “Aku tidak bisa melawan ketika seseorang memujaku dengan bunga Cempaka”

    Tiba-tiba seorang brahmana wanita datang dengan berita duka. Suaminya menjadi lumpuh. mereka telah meminta uang kepada raja sehingga anak perempuan mereka dapat menikah. Mereka juga telah diberikan sapi oleh raja. Namun brahmana yang jahat mengklaim setengah dari sumbangan raja kepada mereka. Brahmana jahat tersebut mengaku hanya berkat pertolongannyalah sang raja menjadi baik hati dan mau menyumbang pada mereka. Uang telah diambil oleh brahmana tersebut, tapi bagaimana caranya membagi seekor sapi.

    Akhirnya Narada memutuskan untuk berbuat sesuatu dengan pohon Cempaka dan brahmana yang jahat itu. terutama kepada pohon Cempaka yang telah berbohong. Narada mengutuk pohon Cempaka, agar bunganya tidak diterima sebagai persembahan bagi Shiva. Ia juga mengutuk brahmana tersebut agar telahir menjadi raksasha yang bernama Viradha. karena bhrahmana tersebut rajin memuja Shiva, maka kutukan tersebut diringankan, menjadi Viradha akan dibunuh oleh Rama dan terlahir kembali menjadi seorang Brahmana


    --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Visit Related Posts Below:














  • Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
    Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
    0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

    SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                           : 0819-9109-9321 (Mahanila)
    WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
    BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

    Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

    Terimakasih Atas Kunjungan Anda.

    By: I Wayan Mesra Ariyawan
    '

    Menyebut dan mengulang Nama Tuhan melindungi kita dari energi-energi negatif




    Menyebut dan mengulang Nama Tuhan melindungi kita dari energi-energi negatif: Dalam keadaan meditasi tidak terdapat pemikiran dalam pikiran. Dalam keadaan ini, beberapa energi negatif dapat mengganggu kita. Di sisi lain, lapisan pelindung yang menangkal energi –energi negatif terbentuk di sekitar kita ketika kita menyebut dan mengulang Nama Tuhan.
    Kesempurnaan dalam latihan spiritual: Menyebut dan mengulang nama Tuhan dapat dilakukan pada saat setiap dan semua kegiatan, yang berarti aspek-aspek lain dari latihan spiritual dapat terjadi secara bersamaan. Sebagai contoh, seseorang dapat membuat upaya untuk mengembangkan emosi spiritual (bhāv), cinta kasih spiritual tanpa syarat (Prīti), mempelajari gangguan-gangguan kepribadian dan ego serta kita serta membuat upaya untuk menguranginya, dan sebagainya. Hal ini sangatlah penting karena pada umumnya kita perlu melakukan latihan spiritual sambil memenuhi tanggung jawab-tanggung jawab seperti menjaga rumah, anak-anak, profesi kita, dll.
    Kesimpulan – Meditasi dan Menyebut/ mengulang Nama Tuhan
    Saat ini banyak orang berlatih meditasi sebagai suatu teknik psikologis untuk perbaikan diri daripada suatu alat untuk pertumbuhan spiritual. Oleh karenanya, manfaat yang diperoleh dari meditasi tersebut juga berada hanya pada tingkatan psikologis
    Berdasarkan perbandingan di atas, untuk pertumbuhan spiritual di era saat ini, menyebut dan mengulang Nama Tuhan memiliki nilai yang lebih besar.
    Apabila anda sudah bermeditasi dengan tujuan untuk mencapai pertumbuhan spiritual, kami menyarankan anda untuk melengkapinya dengan latihan spiritual menyebut dan mengulang Nama Tuhan.....
    He Krishna karuna-sindho dina-bandho jagat-pate gopesa gopika-kanta radha-kanta namo 'stu te
    O Sri Krishna yang hamba cintai, Andalah kawan bagi orang yang berdukacita, Andalah sumber ciptaan. Andalah tuan bagi para gopi dan Andalah yang mencintai Radharani. Hamba bersujud dengan hormat kepada Anda.
    Hare Krishna Hare Krishna Krishna Krishna Hare Hare Hare Rama Hare Rama Rama Rama Hare Hare....

    --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Visit Related Posts Below:














  • Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
    Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
    0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

    SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                           : 0819-9109-9321 (Mahanila)
    WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
    BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

    Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

    Terimakasih Atas Kunjungan Anda.




    Menyebut dan mengulang Nama Tuhan melindungi kita dari energi-energi negatif: Dalam keadaan meditasi tidak terdapat pemikiran dalam pikiran. Dalam keadaan ini, beberapa energi negatif dapat mengganggu kita. Di sisi lain, lapisan pelindung yang menangkal energi –energi negatif terbentuk di sekitar kita ketika kita menyebut dan mengulang Nama Tuhan.
    Kesempurnaan dalam latihan spiritual: Menyebut dan mengulang nama Tuhan dapat dilakukan pada saat setiap dan semua kegiatan, yang berarti aspek-aspek lain dari latihan spiritual dapat terjadi secara bersamaan. Sebagai contoh, seseorang dapat membuat upaya untuk mengembangkan emosi spiritual (bhāv), cinta kasih spiritual tanpa syarat (Prīti), mempelajari gangguan-gangguan kepribadian dan ego serta kita serta membuat upaya untuk menguranginya, dan sebagainya. Hal ini sangatlah penting karena pada umumnya kita perlu melakukan latihan spiritual sambil memenuhi tanggung jawab-tanggung jawab seperti menjaga rumah, anak-anak, profesi kita, dll.
    Kesimpulan – Meditasi dan Menyebut/ mengulang Nama Tuhan
    Saat ini banyak orang berlatih meditasi sebagai suatu teknik psikologis untuk perbaikan diri daripada suatu alat untuk pertumbuhan spiritual. Oleh karenanya, manfaat yang diperoleh dari meditasi tersebut juga berada hanya pada tingkatan psikologis
    Berdasarkan perbandingan di atas, untuk pertumbuhan spiritual di era saat ini, menyebut dan mengulang Nama Tuhan memiliki nilai yang lebih besar.
    Apabila anda sudah bermeditasi dengan tujuan untuk mencapai pertumbuhan spiritual, kami menyarankan anda untuk melengkapinya dengan latihan spiritual menyebut dan mengulang Nama Tuhan.....
    He Krishna karuna-sindho dina-bandho jagat-pate gopesa gopika-kanta radha-kanta namo 'stu te
    O Sri Krishna yang hamba cintai, Andalah kawan bagi orang yang berdukacita, Andalah sumber ciptaan. Andalah tuan bagi para gopi dan Andalah yang mencintai Radharani. Hamba bersujud dengan hormat kepada Anda.
    Hare Krishna Hare Krishna Krishna Krishna Hare Hare Hare Rama Hare Rama Rama Rama Hare Hare....

    --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Visit Related Posts Below:














  • Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
    Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
    0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

    SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                           : 0819-9109-9321 (Mahanila)
    WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
    BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

    Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

    Terimakasih Atas Kunjungan Anda.

    By: I Wayan Mesra Ariyawan
    '

    Sri Vishnu – PENJAGA SEMESTA



    Sri Vishnu – PENJAGA SEMESTA
    Nama lain : Vishnu, Paramatman, Hari, Narayana, Vishnusahasranama
    Arti Nama : Akar / Sesuatu yang menempati segalanya
    Ras : Trimurti
    Awatara : Dasa Awatara Wisnu, 22 Awatara, Arjuna
    Peran : Penjaga Semesta dan Pelindung Umat Manusia.
    Wahana : Garuda / Garudeya
    Realm : Vaikuntha atau Kshira Sagar
    Pasangan : Laksmi
    “Manakala kebenaran merosot dan kejahatan merajalela,
    pada saat itulah Aku akan turun menjelma ke dunia,
    wahai keturunan Bharata (Arjuna).
    Untuk menyelamatkan orang-orang benar
    dan membinasakan orang jahat,
    dan menegakkan kembali kebenaran,
    Aku sendiri menjelma dari zaman ke zaman.”
    (Bhagavad-gītā, 4.7-8)
    SEKILAS PANDANG
    Wisnu adalah Trimurti kedua dan bertugas melindungi umat manusia (orang-orang benar) dari kejahatan (adharma) kala adharma melanggar batas keseimbangan. Untuk tujuan inilah Wisnu berkali-kali turun ke dunia dan menjelma ke dalam berbagai rupa (awatara).
    Wisnu digambarkan agak mirip dengan Siwa – seorang pria berkulit biru kehitaman / biru gelap– dengan empat lengan, mengenakan kalung permata (Kaustubha) dan kalung rangkaian bunga, mahkota emas yang biasa dipakai raja-raja, serta giwang di kedua tangannya. Kadang digambarkan berada di pundak Garuda atau berbaring di tubuh Ananta Sesa – ular suci berkepala sepuluh.
    Keempat lengan Wisnu juga memegang empat benda, sama seperti Brahma yakni :
    • Terompet kulit kerang (sangkakala) atau Shankhya, bernama "Panchajanya", dipegang oleh tangan kiri atas, simbol kreativitas. Panchajanya melambangkan lima elemen penyusun alam semesta dalam agama Hindu, yakni: air, tanah, api, udara, dan ether.
    • Cakram Sudarshana, senjata berputar dengan gerigi tajam dipegang tangan kanan atas, melambangkan pikiran. Sudarshana sendiri punya arti : pandangan yang baik.
    • Gada Komodaki (Kaumodaki), dipegang oleh tangan kiri bawah, melambangkan senjata penghancur keterikatan pada harta benda.
    • Bunga teratai atau Padma, simbol kebebasan. Padma melambangkan Satya (Kebenaran).
    Hubungan Wisnu dengan Trimurti lainnya cukup baik (kecuali saat bertengkar dengan Brahma soal siapa yang lebih superior). Memiliki watak paling sabar kedua di antara ketiga Trimurti (yang pertama adalah Brahma) meski kadang tidak mentoleransi sama sekali akan keberadaan Ashura. Di antara para Trimurti, Wisnu adalah yang paling dibenci para Ashura.
    Saat adharma melanggar batas, Wisnu akan menjelma menjadi awatara ke dunia manusia. Ada dua versi awatara ini. Yang pertama adalah Dasa Awatara dan yang kedua adalah 22 Awatara Bhagavata Purana.
    Sehari-harinya, saat tidak menjelma menjadi awatara, Wisnu akan berada di Kshira Sagar (lautan susu), berbaring di perut Ananta Sesa, atau berada di kediaman beliau di Vaikuntha – semesta paralel yang Wisnu diami bersama Laksmi, Garuda, dan para Dwarapala (golongan gandarwa yang bertugas menjaga gerbang Vaikuntha).
    DASA AWATARA WISNU
    Adalah sepuluh awatara Wisnu yang tercatat telah dan akan menjelma dalam Mahayuga kali ini. Kesepuluh Awatara ini antara lain :
    • Matsya Awatara, ikan raksasa, muncul saat Satya Yuga
    • Kurma Awatara, kura-kura raksasa, muncul saat Satya Yuga. Kemunculannya disertai juga dengan kemunculan Mohini (wujud Wisnu sebagai seorang wanita)
    • Waraha Awatara, babi hutan , muncul saat Satya Yuga
    • Narasimha Awatara, manusia berkepala singa, muncul saat Satya Yuga
    • Wamana Awatara, brahmana cebol, muncul saat Treta Yuga
    • Parasurama Awatara, brahmana bersenjatakan kapak, muncul saat Treta Yuga
    • Rama Awatara, sang ksatria, muncul saat Treta Yuga
    • Krishna Awatara, putra Wasudewa, muncul saat Dwapara Yuga
    • Buddha Awatara, pangeran Siddharta Gautama, muncul saat Kali Yuga
    • Kalki Awatara, sang pemusnah, muncul saat Kali Yuga
    Buddha Gautama memang diakui sebagai salah satu awatara Wisnu di kalangan penganut Hindu. Meski ada juga yang tidak mau mengakui versi ini dan menyediakan versi lain yakni :
    • Matsya Awatara
    • Kurma Awatara
    • Waraha Awatara
    • Narasimha Awatara
    • Wamana Awatara
    • Parasurama Awatara
    • Rama Awatara
    • Balarama Awatara (atau biasa disebut Baladewa) – saudara Krishna.
    • Krishna Awatara
    • Kalki Awatara
    22 AVATAR BHAGAVATA PURANA
    • Empat Kumara (Catursana)– empat putra kembar Brahma. Sepanjang masa selalu berwujud anak kecil..
    • Varaha
    • Narada – brahmana pengembara, di pewayangan Jawa digambarkan sebagai dewa penasihat kahyangan dengan sosok gendut serta wajah buruk rupa. Di versi aslinya wajah dan posturnya tidak seburuk itu.
    • Nara-Narayana – rsi kembar. Dalam satu versi Mahabaratha dikisahkan bahwa Arjuna adalah titisan Nara sementara Krishna adalah titisan Narayana. Karena itu kadang secara de-facto Arjuna dianggap sebagai Awatara Wisnu.
    • Kapila– seorang rsi dari Mahabharata, putra Kardama Muni dan Devahuti
    • Dattatreya–avatar gabungan para Trimurti.
    • Yajna– Raja kahyangan (Indra) yang pertama.
    • Rishabha– ayah dari Raja Bharata dan Bahubali
    • Prithu – seorang raja yang menikahi Pertiwi – dewi bumi.
    • Matsya
    • Kurma
    • Dhanvantari – dokter para dewa (selain Aswin), mengajarkan Ayuverdha (ilmu pengobatan).
    • Mohini – wanita yang mempesona
    • Narasimha
    • Vamana
    • Parashurama
    • Vyasa (Byasa) – penyusun Veda, penulis kitab Purana dan epos Mahabaratha.
    • Rama
    • Krishna
    • Balarama
    • Buddha
    • Kalki
    AWATARA WISNU DI NUSANTARA
    Legenda yang berkembang di Nusantara Kuno pada masa kerajaan Hindu-Buddha meyakini beberapa raja mereka adalah penjelmaan Wisnu. Misalnya Ken Arok – pendiri Kerajaaan Singosari – atau Airlangga – pendiri Kerajaan Daha (Kahuripan).
    Dalam pentas pewayangan Jawa sendiri Wisnu tidak lagi diceritakan sebagai salah satu dari tiga Trimurti, melainkan anak dari Bathara Guru (Siwa). Aneka pakem wayang mengisahkan berbagai versi mengenai awatara-awatara Wisnu. Berikut salah satu versinya saja :
    • Srimaharaja Kanwa.
    • Resi Wisnungkara
    • Prabu Arjunasasrabahu – hidup di zaman yang sama dengan Parasurama.
    • Sri Ramawijaya – Rama Awatara
    • Sri Batara Kresna – Kresna Awatara
    • Prabu Airlangga – pendiri kerajaan Kahuripan.
    • Prabu Jayabaya – raja Kediri
    • Prabu Anglingdarma – raja Malawapati – diduga berada di sekitar Bojonegoro
    • Prabu Ken Arok – pendiri kerajaan Singosari.
    • Prabu Kertawardhana – Damar Wulan.
    SEKTE WAISNAWA
    Di dalam religi Sanatana Dharma ada empat sekte besar yakni Shaivanism(pemuja Siwa), Waisnawa, Shaktiisme, dan Smarta. Waisnawa sendiri adalah sekte yang memuja Wisnu sebagai manifestasi Brahman yang paling utama. Di sekte ini para Pandawa disembah sebagai Ista-dewata, sesuatu yang tidak dilakukan oleh sekte-sekte lainnya.
    Di Indonesia sendiri jumlah pengikut Waisnawa sangat minim. Di zaman kerajaan Hindu-Buddha sendiri hanya tercatat kerajaan Tarumanegara di Jawa Barat semata yang mayoritas penduduknya menganut Waisnawa. Sebagian besar penganut Hindu di Nusantara adalah Shaivanism, walau di masa kini Hindu Dharma tidak termasuk sekte Shaivanism meski beberapa konsep ritualnya mewarisi konsep sekte Shaivanism.
    Di dunia modern, salah satu cabang sekte Waisnawa yang paling terkenal adalah Hare Krishna.
    VISHNUSAHASRANAMA
    Secara harfiah artinya adalah 1000 nama (litanis) Wisnu. Jika umat Islam menyebut Tuhan dengan 99 nama (Asma'ul husna), umat Hindu menyebut Wisnu dengan 1000 nama (sebenarnya lebih dari 1000 sih). Menurut legenda nama-nama ini disebutkan Bhisma kepada Yudhistira menjelang ajalnya. Nama-nama ini biasanya diucapkan sebagai mantram doa oleh para pemuja Wisnu.
    Berikut beberapa namanya :
    • Acyutah (sempurna, mutlak)
    • Ananta (yang abadi)
    • Damodara (yang mengikat perutnya dengan tali : kebiasaan Krisna saat dirinya menjadi penggembala)
    • Govinda (penggembala dan pelindung ternak sapi)
    • Hari (yang melenyapkan penderitaan akibat keterikatan harta benda)
    • Hayagriva (pemberi pengetahuan)
    • Jagannatha (Penguasa Dunia / Semesta)
    • Janardana (Yang dipuja orang-orang untuk memohon kekayaan)
    • Krishna (nama salah satu awatara Wisnu)
    • Madhava (Musim Semi)
    • Madhusudana (Penghancur Iblis Madhu)
    • Narayana (yang berbaring di atas air)
    • Padmanabha (yang dari pusarnya tumbuh bunga padma)
    • Parthasarathy (Kusir Pharta / Arjuna)
    • Purushottama (Manifestasi Keberadaan Yang Mahatinggi)
    • Rama (nama salah satu awatara Wisnu)
    • Hrishikesh (Tuan yang memiliki hati nurani)
    • Rohit
    • Satyanarayana (pelindung kebenaran)
    • Shrivatsa
    • Shikhandee (yang mengenakan bulu merak sebagai hiasan kepala).
    • Souryarayan (ia yang menghancurkan dosa)
    • Sridhara (pasangan Dewi Sri / Laksmi)
    • Siddhartha (Dia yang mencapai kesempurnaan)
    • Sriman (harga diri Dewi Sri / Laksmi)
    • Trivikrama (Penakluk tiga dunia).
    • Vishal (Yang Tak Dapat Dihentikan).
    • Vāsudeva ( Putra Vasudeva, nama lain Krisna)
    • Shreesh (Suami Dewi Sri / Laksmi).
    • Sohama (yang paling cerdas)
    • Jayan (Penakluk)
    • Wisnu adalah Devata dengan jumlah awatara dan nama litanis paling banyak dibandingkan Devata lainnya.
    • Tidak seperti Brahma, pada awalnya Wisnu tidak memiliki wahana (tunggangan). Garuda tidak serta-merta tunduk pada Wisnu, Wisnu mendapatkan sumpah kesetiaan Garuda setelah sempat bertengkar dengan burung raksasa itu. Pertengkaran itu berakhir imbang.
    • Wisnu juga bisa menggunakan Brahmastra, dan Brahmadanda (dan mungkin juga Brahmashira).
    • Wisnu dan Siwa adalah Trimurti yang sempat mengalami masa ‘membujang’ cukup lama dibandingkan Brahma.
    • Dua abdi Wisnu – Ananta Sesa dan Garuda – adalah fenomena langka dalam kosmologi mitos Hindu. Mengingat Ananta Sesa adalah kaum naga dan Garuda sangat benci terhadap naga.
    • Wisnu memiliki dua abdi Dwarapala yang memiliki kekuatan melampaui Devata kebanyakan yang bernama Jaya dan Wijaya (Vijaya).


    --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Visit Related Posts Below:














  • Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
    Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
    0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

    SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                           : 0819-9109-9321 (Mahanila)
    WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
    BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

    Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

    Terimakasih Atas Kunjungan Anda.



    Sri Vishnu – PENJAGA SEMESTA
    Nama lain : Vishnu, Paramatman, Hari, Narayana, Vishnusahasranama
    Arti Nama : Akar / Sesuatu yang menempati segalanya
    Ras : Trimurti
    Awatara : Dasa Awatara Wisnu, 22 Awatara, Arjuna
    Peran : Penjaga Semesta dan Pelindung Umat Manusia.
    Wahana : Garuda / Garudeya
    Realm : Vaikuntha atau Kshira Sagar
    Pasangan : Laksmi
    “Manakala kebenaran merosot dan kejahatan merajalela,
    pada saat itulah Aku akan turun menjelma ke dunia,
    wahai keturunan Bharata (Arjuna).
    Untuk menyelamatkan orang-orang benar
    dan membinasakan orang jahat,
    dan menegakkan kembali kebenaran,
    Aku sendiri menjelma dari zaman ke zaman.”
    (Bhagavad-gītā, 4.7-8)
    SEKILAS PANDANG
    Wisnu adalah Trimurti kedua dan bertugas melindungi umat manusia (orang-orang benar) dari kejahatan (adharma) kala adharma melanggar batas keseimbangan. Untuk tujuan inilah Wisnu berkali-kali turun ke dunia dan menjelma ke dalam berbagai rupa (awatara).
    Wisnu digambarkan agak mirip dengan Siwa – seorang pria berkulit biru kehitaman / biru gelap– dengan empat lengan, mengenakan kalung permata (Kaustubha) dan kalung rangkaian bunga, mahkota emas yang biasa dipakai raja-raja, serta giwang di kedua tangannya. Kadang digambarkan berada di pundak Garuda atau berbaring di tubuh Ananta Sesa – ular suci berkepala sepuluh.
    Keempat lengan Wisnu juga memegang empat benda, sama seperti Brahma yakni :
    • Terompet kulit kerang (sangkakala) atau Shankhya, bernama "Panchajanya", dipegang oleh tangan kiri atas, simbol kreativitas. Panchajanya melambangkan lima elemen penyusun alam semesta dalam agama Hindu, yakni: air, tanah, api, udara, dan ether.
    • Cakram Sudarshana, senjata berputar dengan gerigi tajam dipegang tangan kanan atas, melambangkan pikiran. Sudarshana sendiri punya arti : pandangan yang baik.
    • Gada Komodaki (Kaumodaki), dipegang oleh tangan kiri bawah, melambangkan senjata penghancur keterikatan pada harta benda.
    • Bunga teratai atau Padma, simbol kebebasan. Padma melambangkan Satya (Kebenaran).
    Hubungan Wisnu dengan Trimurti lainnya cukup baik (kecuali saat bertengkar dengan Brahma soal siapa yang lebih superior). Memiliki watak paling sabar kedua di antara ketiga Trimurti (yang pertama adalah Brahma) meski kadang tidak mentoleransi sama sekali akan keberadaan Ashura. Di antara para Trimurti, Wisnu adalah yang paling dibenci para Ashura.
    Saat adharma melanggar batas, Wisnu akan menjelma menjadi awatara ke dunia manusia. Ada dua versi awatara ini. Yang pertama adalah Dasa Awatara dan yang kedua adalah 22 Awatara Bhagavata Purana.
    Sehari-harinya, saat tidak menjelma menjadi awatara, Wisnu akan berada di Kshira Sagar (lautan susu), berbaring di perut Ananta Sesa, atau berada di kediaman beliau di Vaikuntha – semesta paralel yang Wisnu diami bersama Laksmi, Garuda, dan para Dwarapala (golongan gandarwa yang bertugas menjaga gerbang Vaikuntha).
    DASA AWATARA WISNU
    Adalah sepuluh awatara Wisnu yang tercatat telah dan akan menjelma dalam Mahayuga kali ini. Kesepuluh Awatara ini antara lain :
    • Matsya Awatara, ikan raksasa, muncul saat Satya Yuga
    • Kurma Awatara, kura-kura raksasa, muncul saat Satya Yuga. Kemunculannya disertai juga dengan kemunculan Mohini (wujud Wisnu sebagai seorang wanita)
    • Waraha Awatara, babi hutan , muncul saat Satya Yuga
    • Narasimha Awatara, manusia berkepala singa, muncul saat Satya Yuga
    • Wamana Awatara, brahmana cebol, muncul saat Treta Yuga
    • Parasurama Awatara, brahmana bersenjatakan kapak, muncul saat Treta Yuga
    • Rama Awatara, sang ksatria, muncul saat Treta Yuga
    • Krishna Awatara, putra Wasudewa, muncul saat Dwapara Yuga
    • Buddha Awatara, pangeran Siddharta Gautama, muncul saat Kali Yuga
    • Kalki Awatara, sang pemusnah, muncul saat Kali Yuga
    Buddha Gautama memang diakui sebagai salah satu awatara Wisnu di kalangan penganut Hindu. Meski ada juga yang tidak mau mengakui versi ini dan menyediakan versi lain yakni :
    • Matsya Awatara
    • Kurma Awatara
    • Waraha Awatara
    • Narasimha Awatara
    • Wamana Awatara
    • Parasurama Awatara
    • Rama Awatara
    • Balarama Awatara (atau biasa disebut Baladewa) – saudara Krishna.
    • Krishna Awatara
    • Kalki Awatara
    22 AVATAR BHAGAVATA PURANA
    • Empat Kumara (Catursana)– empat putra kembar Brahma. Sepanjang masa selalu berwujud anak kecil..
    • Varaha
    • Narada – brahmana pengembara, di pewayangan Jawa digambarkan sebagai dewa penasihat kahyangan dengan sosok gendut serta wajah buruk rupa. Di versi aslinya wajah dan posturnya tidak seburuk itu.
    • Nara-Narayana – rsi kembar. Dalam satu versi Mahabaratha dikisahkan bahwa Arjuna adalah titisan Nara sementara Krishna adalah titisan Narayana. Karena itu kadang secara de-facto Arjuna dianggap sebagai Awatara Wisnu.
    • Kapila– seorang rsi dari Mahabharata, putra Kardama Muni dan Devahuti
    • Dattatreya–avatar gabungan para Trimurti.
    • Yajna– Raja kahyangan (Indra) yang pertama.
    • Rishabha– ayah dari Raja Bharata dan Bahubali
    • Prithu – seorang raja yang menikahi Pertiwi – dewi bumi.
    • Matsya
    • Kurma
    • Dhanvantari – dokter para dewa (selain Aswin), mengajarkan Ayuverdha (ilmu pengobatan).
    • Mohini – wanita yang mempesona
    • Narasimha
    • Vamana
    • Parashurama
    • Vyasa (Byasa) – penyusun Veda, penulis kitab Purana dan epos Mahabaratha.
    • Rama
    • Krishna
    • Balarama
    • Buddha
    • Kalki
    AWATARA WISNU DI NUSANTARA
    Legenda yang berkembang di Nusantara Kuno pada masa kerajaan Hindu-Buddha meyakini beberapa raja mereka adalah penjelmaan Wisnu. Misalnya Ken Arok – pendiri Kerajaaan Singosari – atau Airlangga – pendiri Kerajaan Daha (Kahuripan).
    Dalam pentas pewayangan Jawa sendiri Wisnu tidak lagi diceritakan sebagai salah satu dari tiga Trimurti, melainkan anak dari Bathara Guru (Siwa). Aneka pakem wayang mengisahkan berbagai versi mengenai awatara-awatara Wisnu. Berikut salah satu versinya saja :
    • Srimaharaja Kanwa.
    • Resi Wisnungkara
    • Prabu Arjunasasrabahu – hidup di zaman yang sama dengan Parasurama.
    • Sri Ramawijaya – Rama Awatara
    • Sri Batara Kresna – Kresna Awatara
    • Prabu Airlangga – pendiri kerajaan Kahuripan.
    • Prabu Jayabaya – raja Kediri
    • Prabu Anglingdarma – raja Malawapati – diduga berada di sekitar Bojonegoro
    • Prabu Ken Arok – pendiri kerajaan Singosari.
    • Prabu Kertawardhana – Damar Wulan.
    SEKTE WAISNAWA
    Di dalam religi Sanatana Dharma ada empat sekte besar yakni Shaivanism(pemuja Siwa), Waisnawa, Shaktiisme, dan Smarta. Waisnawa sendiri adalah sekte yang memuja Wisnu sebagai manifestasi Brahman yang paling utama. Di sekte ini para Pandawa disembah sebagai Ista-dewata, sesuatu yang tidak dilakukan oleh sekte-sekte lainnya.
    Di Indonesia sendiri jumlah pengikut Waisnawa sangat minim. Di zaman kerajaan Hindu-Buddha sendiri hanya tercatat kerajaan Tarumanegara di Jawa Barat semata yang mayoritas penduduknya menganut Waisnawa. Sebagian besar penganut Hindu di Nusantara adalah Shaivanism, walau di masa kini Hindu Dharma tidak termasuk sekte Shaivanism meski beberapa konsep ritualnya mewarisi konsep sekte Shaivanism.
    Di dunia modern, salah satu cabang sekte Waisnawa yang paling terkenal adalah Hare Krishna.
    VISHNUSAHASRANAMA
    Secara harfiah artinya adalah 1000 nama (litanis) Wisnu. Jika umat Islam menyebut Tuhan dengan 99 nama (Asma'ul husna), umat Hindu menyebut Wisnu dengan 1000 nama (sebenarnya lebih dari 1000 sih). Menurut legenda nama-nama ini disebutkan Bhisma kepada Yudhistira menjelang ajalnya. Nama-nama ini biasanya diucapkan sebagai mantram doa oleh para pemuja Wisnu.
    Berikut beberapa namanya :
    • Acyutah (sempurna, mutlak)
    • Ananta (yang abadi)
    • Damodara (yang mengikat perutnya dengan tali : kebiasaan Krisna saat dirinya menjadi penggembala)
    • Govinda (penggembala dan pelindung ternak sapi)
    • Hari (yang melenyapkan penderitaan akibat keterikatan harta benda)
    • Hayagriva (pemberi pengetahuan)
    • Jagannatha (Penguasa Dunia / Semesta)
    • Janardana (Yang dipuja orang-orang untuk memohon kekayaan)
    • Krishna (nama salah satu awatara Wisnu)
    • Madhava (Musim Semi)
    • Madhusudana (Penghancur Iblis Madhu)
    • Narayana (yang berbaring di atas air)
    • Padmanabha (yang dari pusarnya tumbuh bunga padma)
    • Parthasarathy (Kusir Pharta / Arjuna)
    • Purushottama (Manifestasi Keberadaan Yang Mahatinggi)
    • Rama (nama salah satu awatara Wisnu)
    • Hrishikesh (Tuan yang memiliki hati nurani)
    • Rohit
    • Satyanarayana (pelindung kebenaran)
    • Shrivatsa
    • Shikhandee (yang mengenakan bulu merak sebagai hiasan kepala).
    • Souryarayan (ia yang menghancurkan dosa)
    • Sridhara (pasangan Dewi Sri / Laksmi)
    • Siddhartha (Dia yang mencapai kesempurnaan)
    • Sriman (harga diri Dewi Sri / Laksmi)
    • Trivikrama (Penakluk tiga dunia).
    • Vishal (Yang Tak Dapat Dihentikan).
    • Vāsudeva ( Putra Vasudeva, nama lain Krisna)
    • Shreesh (Suami Dewi Sri / Laksmi).
    • Sohama (yang paling cerdas)
    • Jayan (Penakluk)
    • Wisnu adalah Devata dengan jumlah awatara dan nama litanis paling banyak dibandingkan Devata lainnya.
    • Tidak seperti Brahma, pada awalnya Wisnu tidak memiliki wahana (tunggangan). Garuda tidak serta-merta tunduk pada Wisnu, Wisnu mendapatkan sumpah kesetiaan Garuda setelah sempat bertengkar dengan burung raksasa itu. Pertengkaran itu berakhir imbang.
    • Wisnu juga bisa menggunakan Brahmastra, dan Brahmadanda (dan mungkin juga Brahmashira).
    • Wisnu dan Siwa adalah Trimurti yang sempat mengalami masa ‘membujang’ cukup lama dibandingkan Brahma.
    • Dua abdi Wisnu – Ananta Sesa dan Garuda – adalah fenomena langka dalam kosmologi mitos Hindu. Mengingat Ananta Sesa adalah kaum naga dan Garuda sangat benci terhadap naga.
    • Wisnu memiliki dua abdi Dwarapala yang memiliki kekuatan melampaui Devata kebanyakan yang bernama Jaya dan Wijaya (Vijaya).


    --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Visit Related Posts Below:














  • Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
    Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
    0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

    SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                           : 0819-9109-9321 (Mahanila)
    WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
    BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

    Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

    Terimakasih Atas Kunjungan Anda.

    By: I Wayan Mesra Ariyawan
    '

    Kebahagiaan sesungguhnya adalah bagaimana anda belajar untuk mencintai Tuhan


    Kebahagiaan sesungguhnya adalah bagaimana anda belajar untuk mencintai Tuhan. Maka anda mendapatkan kebahagiaan. Itu bisa diperoleh tanpa kemajuan secara material apapun. Dimanapun anda bisa miliki, tanpa biaya apapun, tanpa usaha apapun, tanpa pendidikan apapun, tanpa pengetahuan apapun. Hanya chanting Hare Kṛṣṇa dan anda mengembangkan cinta itu. Ini adalah pelayanan yang tertinggi kepada masyarakat manusia.
    Kutipan Ceramah Srila Prabhupada -- Boston, 5 Mei 1969
    Source in English :
    Actual happiness is how you learn to love God. Then you get happy. That can be achieved without any material advancement. Anywhere you can have, without any expenditure, without any effort, without any education, without any knowledge. Simply chant Hare Kṛṣṇa and you develop that love. This is the highest service to the human society.
    Srila Prabhupada Lecture Excerpt -- Boston, May 5, 1969


    --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Visit Related Posts Below:














  • Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
    Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
    0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

    SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                           : 0819-9109-9321 (Mahanila)
    WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
    BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

    Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

    Terimakasih Atas Kunjungan Anda.


    Kebahagiaan sesungguhnya adalah bagaimana anda belajar untuk mencintai Tuhan. Maka anda mendapatkan kebahagiaan. Itu bisa diperoleh tanpa kemajuan secara material apapun. Dimanapun anda bisa miliki, tanpa biaya apapun, tanpa usaha apapun, tanpa pendidikan apapun, tanpa pengetahuan apapun. Hanya chanting Hare Kṛṣṇa dan anda mengembangkan cinta itu. Ini adalah pelayanan yang tertinggi kepada masyarakat manusia.
    Kutipan Ceramah Srila Prabhupada -- Boston, 5 Mei 1969
    Source in English :
    Actual happiness is how you learn to love God. Then you get happy. That can be achieved without any material advancement. Anywhere you can have, without any expenditure, without any effort, without any education, without any knowledge. Simply chant Hare Kṛṣṇa and you develop that love. This is the highest service to the human society.
    Srila Prabhupada Lecture Excerpt -- Boston, May 5, 1969


    --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Visit Related Posts Below:














  • Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
    Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
    0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

    SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                           : 0819-9109-9321 (Mahanila)
    WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
    BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

    Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

    Terimakasih Atas Kunjungan Anda.

    By: I Wayan Mesra Ariyawan

    Ads

    • Hare Krishna

      Hare Krishna

    • Hare Krishna

      Hare Krishna

    • Hare Krishna

      Hare Krishna

    • Hare Krishna

      Hare Krishna

    • Hare Krishna

      Hare Krishna

    Please SMS/WhatsApp or Call Mahanila Store:

    WhatsApp SMS

    Link menuju sms plus no HP dan body terisi Link menuju sms body terisi Link Telpon Link Telpon(call me)

    Admin Control Panel

    New Post | Settings | Change Layout | Edit HTML | Moderate Comments | Sign Out

     

    Horizontal Random Posts


    Hare Krishna Hare Krishna Krishna Krishna Hare Hare Hare Rama Hare Rama Rama Rama Hare Hare

    Dapatkan Koleksi Terbaru Buku-buku Rohani Di Mahanila Store

    Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola

    New Crosscol Bottom



    Mari Kita Saling Membantu Misi Srila Prabhupada Dengan Menyebarkan Buku-buku Rohani

    Semua Buku Ini Dapat Dipesan Di MAHANILA STORE HTTP://MAHANILASTORE.BLOGSPOT.COM

    Hubungi: Mahanila Das di HP/WA: 0812-7740-3909

    Mahanila Store

    Bhagavad Gita.

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    Mahanila Store

    Krishna Jilid 3

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    Mahanila Store

    Brahmacari

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    Mahanila Store

    Usaha Mencari Pembebasan

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    Mahanila Store

    Upadesamrta

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    Mahanila Store

    A Second Chance

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    Dengan Membaca Buku-buku Karya Srila Prabhupada Kita Akan Mendapatkan Pemahaman Spiritual Yang Lebih Mendalam

    Semua Buku Ini Dapat Dipesan Di MAHANILA STORE HTTP://MAHANILASTORE.BLOGSPOT.COM

    Hubungi: Mahanila Das di HP/WA: 0812-7740-3909

    Mahanila Store

    Bhagavad Gita.

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    Mahanila Store

    Sri Caitanya Caritamrta

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    Mahanila Store

    Kesempurnaan Yoga

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    Mahanila Store

    Gita Mahamatya

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    Mahanila Store

    Upadesamrta

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    Mahanila Store

    A Second Chance

    Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)

    DAPATKAN KOLEKSI BUKU TERBARU KAMI

    MAHANILA STORE (SAHABAT BELANJA ANDA)

    Mahanila Store

    Mahanila Store

    Sahabat Belanja Anda

    Mahanila Store

    Mahanila Store

    Sahabat Belanja Anda

    Mahanila Store

    Mahanila Store

    Sahabat Belanja Anda

    Mahanila Store

    Mahanila Store

    Sahabat Belanja Anda

    Mahanila Store

    Mahanila Store

    Sahabat Belanja Anda

    Mahanila Store

    Mahanila Store

    Sahabat Belanja Anda

    DAFTAR BUKU-BUKU TERLARIS

    TELAH TERJUAL DI DISELURUH INDONESIA

    Mahanila Store

    Mahanila Store

    Sahabat Belanja Anda

    Mahanila Store

    Mahanila Store

    Sahabat Belanja Anda

    Mahanila Store

    Avatara

    Mahanila Store

    Mahanila Store

    Di Luar Kelahiran dan Kematian

    Sahabat Belanja Anda

    Mahanila Store

    Dharma Menurut Veda

    Mahanila Store

    Mahanila Store

    Mahanila Store

    Sahabat Belanja Anda

    Today Quotes

    Srimad Bhagavad-gita

    Kharisma Computer HP/WA : 081277403909 (Mahanila das)

    Iklan Kolom 1

    Kharisma Computer HP/WA : 081277403909 (Mahanila das)

    Caitanya Caritamrta

    Kharisma Computer HP/WA : 081277403909 (Mahanila das)

    Iklan Kolom 2

    Kharisma Computer HP/WA : 081277403909 (Mahanila das)

    The Nectar Of Devotion

    Kharisma Computer HP/WA : 081277403909 (Mahanila das)

    Iklan Kolom 3

    Mahanila Store Mahanila Store Mahanila Store

    A Second Chance

    Kharisma Computer HP/WA : 081277403909 (Mahanila das)

    Iklan Kolom 4

    Kharisma Computer HP/WA : 081277403909 (Mahanila das)

    Related Posts

    Tambahan Crosscol Bawah

    he krishna karuna-sindho dina-bandho jagat-pate gopesa gopika-kanta radha-kanta namo 'stu te
    O Sri Krishna yang hamba cintai, Andalah kawan bagi orang yang berdukacita, Andalah sumber ciptaan. Andalah tuan bagi para gopi dan Andalah yang mencintai Radharani. Hamba bersujud dengan hormat kepada Anda.


    Hare Krishna Hare Krishna Krishna Krishna Hare Hare Hare Rama Hare Rama Rama Rama Hare Hare

    Bouncing ball Bouncing ball Bouncing ball Sanatana Dharma Indonesia Visit Mahanila Store at http://mahanilastore.blogspot.com
    [Mahanila].. [Mahanila Store].. [Sanatana Dharma Indonesia].. [Mahanila Rent Car Batam].. [Cakadola Store].. [Sadhu Guru Sastra].. [Nityam Bhagavata Sevaya]
    [Cara Belanja].. [Kontak].. [About Us].. [Testimonial]..
    Silahkan Preview Website Favorit Anda!
    Latest Posts

    Copyright © 2013-17 Sanatana Dharma Indonesia. All Rights Reserved.